Inklusivitas Kepengasuhan Masjid Terhadap Solidaritas Sosial (Studi Pada Masjid Kapal Munzalan Kubu Raya)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inklusivitas pengelola suatu lembaga sosial di dalam masyarakat, serta untuk mengungkapkan implikasi dari Masjid sebagai sebuah lembaga sosial-keagamaan terkait peranannya dalam meningkatkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan yang kemudian disebut dengan solidaritas sosial di dalam masyarakat. Penelitian ini dilakukan pada Masjid Kapal Munzalan, yang berlokasi di Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Fungsionalisme Struktural dengan instrumen pengumpulan data meliputi pengamatan lapangan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa: (1) Konsep Inklusivitas yang diusung Kepengasuhan Masjid Kapal Munzalan dalam pengelolaan masjid menjadikan Masjid Kapal Munzalan inklusif atau terbuka terhadap proses sosial di dalam masyarakat. (2) Keterbukaan Masjid Kapal Munzalan dalam gerakan sosial dan gerakan dakwahnya, menjadikan Masjid Kapal Munzalan dapat berfungsi dan berperan secara maksimal di dalam masyarakat melalui dua pendekatan, yakni pendekatan spiritual dan pendekatan sosial. (3) Program dan gerakan sosial Masjid Kapal Munzalan memberikan dampak terhadap tumbuhnya nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di dalam masyarakat. (4) Masjid Kapal Munzalan memiliki ikatan yang baik dengan masyarakat sebagai bagian dari proses sosial di dalam masyarakat, kondisi tersebut menjadi faktor penentu keberfungsian dan keberperanan masjid sebagai sebuah lembaga sosial di dalam masyarakat. Mengacu pada hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Kepengasuhan Masjid Kapal Munzalan dengan konsep inklusivitas yang dikembangkan dalam pengelolaan masjid dapat memberikan pengaruh terhadap proses sosial yang terjadi sehingga peranan masjid sebagai lembaga sosial berbasis agama dapat dioptimalkan.
Kata kunci: Inklusivitas, Masjid, Solidaritas, Kepengasuhan, Masyarakat
References
Gazalba, Sidi. 1989. Mesjid : Pusat ibadat dan kebudayaan Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna
Handryant, Aisyah Nur. 2010. Masjid Sebagai Pusat Pengembangan Masyarakat: Integrasi Konsep Habluminallah, Habluminannas dan Habluminal’alam. Malang: UIN Maliki Press.
Jones. 2009. Pengantar Teori-teori Sosial. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta
Muhammad. 2019. Pedoman Manajemen Masjid & AD/ART DMI. Yogyakarta: DMI (Dewan Masjid Indonesia) DIY.
Oetoyo, Boedhi., Sudirah., Ruswanto., Wawan., Parwitaningsih., Prasetyo., Hendrikus., Ivoni., Bambang., dan Haryanto. 2014. Teori Sosiologi Klasik. Banten: Universitas Terbuka.
Ranjabar, Jacobus. 2008. Perubahan Sosial Dalam Teori Makro: Pendekatan Realitas Sosial. Jakarta: Alfabeta
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitaif, Kualitatif dan R&B. Bandung: Alfabeta
_____. 2017. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Press.
Soetomo. 2009. Pembangunan Masyarakat Merangkai Sebuah Kerangka. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Artikel dalam jurnal atau majalah:
Al-Krenawi, A. 2016. “The Role Of The Mosque And Its Relevance To Social”. Jurnal International Social Work, Vol. 59 (3),359-367.
Masamah, Ulfa. 2020. “Masjid, Peran dan Pemberdayaan Masyarakat (Optimalisasi Peran Masjid Darussalam Kedungalar Ngawi Responsif Pendidikan Anak)”. Jurnal Mamba’ul Ulum, Vol. 16 (1), 69-92.
Ra’is, Dekki Umannur. 2017. “Peta Inklusi Sosial dalam Regulasi Desa”. Jurnal: Reformasi, Vol. 7 (2), 192.
Rawal, Nabin. 2008. “Social Inclusion and Exclusion: A Riview”. Dhaulagiri Journal of Sociology and Anthropology, Vol. 2, 164.
Saidang dan Suparman. 2019. “Pola Pembentukan Solidaritas Sosial dalam Kelompok Sosial Antar Pelajar”. Edumaspul: Jurnal Pendidikan. Vol. 3 (2), 122-126.
Internet:
Rizaty, Monavia Ayu. 2022. "Jumlah Penduduk Muslim Indonesia Terbesar di
Dunia pada 2022". Diakses pada 20 November 2022 :
https://dataindonesia.id/ragam/detail/populasi-muslim-indonesia-terbesardi-dunia-pada-2022.
Mahmudan, Ali. 2022. ” Indonesia Miliki 290.151 Masjid, Terbanyak di Jawa
Barat”. Diakses pada 20 November 2022: https://dataindonesia.id/sektor-
riil/detail/indonesia-miliki-290151-masjid-terbanyak-di-jawa-barat.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat