KEHIDUPAN SOSIAL LESBIAN DALAM PERSPEKTIF LABELING
Abstract
Dalam kehidupan masyarakat terdapat permasalahan-permasalahan yang begitu kompleks, sebagian permasalahan tersebut ternyata lahir dari berbagai macam gaya hidup yang dilakoni oleh setiap individu dalam masyarakat.Peristiwa-peristiwa dalam kehidupan manusia dapat menjadi penyebab perubahan perilaku seseorang untuk mengambil keputusan menjalani hidupnya seperti yang diinginkannya. Ada beberapa contoh seseorang memilih menjalani hidupnya yaitu sebagai waria, gay, dan lesbian. Peristiwa yang terjadi pada siapa saja, itu merupakan realita kehidupan dan memiliki makna tertentu bagi siapa saja yang mengalaminya (Fitriyah, 2012: 67).Penelitian ini dimaksudkan untuk memberi pemahaman mengenai “Kehidupan Sosial Lesbian Dalam Perspektif Labeling”. Rumusan masalah yaitu Bagaimana Kehidupan sosial lesbian Dalam Perspektif labeling.Tujuan diadakan penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana respon atau tanggapan masyarakat terhadap perilaku lesbian, mengambarkan dan menceritakan bagaimana kehidupan sosial lesbian dan proses menjadi lesbi. Serta ingin mengetahui tanggapan lesbi mengenai stigma yang ada dan upaya apas aja yang dilakukan lesbi dalam menguragi stigma negatif yang sudah melekat pada komunitas lesbi tersebut.Penelitain ini mengunakan teori labeling, labeling adalah identitas yang diberikan oleh kelompok kepada individu berdasarkan ciri-ciri yang dianggap minoritas oleh suatu kelompok masyarakat. Stigma merupakan suatu identitas yang diberikan oleh orang atau kelompok lain atas dasar atribut (ciri-ciri) sosial yang dianggap menyimpang. Orang yang dianggap menyimpang selalu mendapat cap atau label.Penelitian ini menggunakan metode life history, dimana imforman dalam metode penelitian ini akan menceritakan kejdian atau pengalaman yang ia alami dengan kata-katanya sendiri. Hasil penelitian dalam pebelitan ini, menunjukan bahwa, sebagian besar masyarakat masih memberi stigma negatif, mencap atau member melabel kepadakaum lesbian, khususnya lesbian yang berada di Pontianak Selatan, Kota Pontianak.
Kata-kata Kunci: Stigma Negatif, Kehidupan Sosial, Penyimpangan Seksual, dan Lesbian.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat