Persepsi Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Lahan Basah dan Lahan Kering di Kawasan Perbatasan, (Studi di Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang)
DOI:
https://doi.org/10.26418/proyeksi.v20i01.915Abstract
Pemanfaatan lahan basah dan lahan kering oleh masyarakat perbatasan sangat dipengaruhi oleh persepsi masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi masyarakat atas pemanfaatan lahan basah dan lahankeringdiJagoiBabangKabupatenBengkayang,karena pemanfaatanlahantersebutberdampakpadapeningkatan kesejahteraan masyarakat dan dapat memelihara keseimbangan ekosistem maupun lingkungan sosial. Penelitian ini dilakukan dengan Metode Kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Lokasi penelitian pada dua Desa di Kecamatan Jagoi Babang, sebagai Pusat Kegiatan Strategis Nasional; lokasi prioritas 2011-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan persepsi dalam masyarakat perbatasan tentang pemanfaatan lahan. Kesenjangan persepsi ini disebabkan oleh kesenjangan status sosial, tingkat pendidikan dan kurangnya sosialisasi pemerintah tentang pentingnya pemanfaatan lahan.
Kata Kunci:
Persepsi Masyarakat – Lahan Basah dan Lahan Kering – Kawasan Perbatasan
References
Badan Nasional Pengelola Perbatasan– RI. 2010. Grand Design Pengelolaan Batas Wilayah Negara Dan Kawasan Perbatasan Di Indonesia Tahun 2011–2025. http://potensiperbatasan.info. Diunduh pada 2 Mei 2013.
Bappenas. 2010. Buku Rinci Rencana Induk
Pengelolaan Perbatasan Negara. http://batas.bappenas.go.id/ diunduh pada 2 Mei 2013.
Bappenas. 2010. Profil Wilayah Perbatasan Negara Di Provinsi Kalimantan Barat. http://batas.bappenas.go.id/ diunduh pada 2 Mei 2013.
Bappenas. Profil Wilayah Perbatasan Negara Kabupaten Bengkayang Provinsi
Kalimantan Barat. http://batas.bappenas.go.id/ diunduh pada 2 Mei 2013.
Creswell, John W. 2009. Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches. USA: Sage Publications Ltd.
Diana, 2007. Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Lahan Eksisting dan Optimasi Penggunaan Lahan Kering Berkelanjutan dengan Usaha Tani Tanaman pangan di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Pontianak. Tesis. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Daryono, H. 2000. Kondisi Setelah Penebangan dan Pemilihan Jenis Pohon yang Sesuai Untuk Rehabilitasi dan Pengembangan Hutan Tanaman di Lahan Rawa Rambut dan Ekspose Hasil Penelitian di Hutan Lahan Basah. BTR.Banjarbaru. Puslitbang Hutan dan Konservasi Alam.Bogor.
Departemen Kehutanan. 2005. Pembangunan Hutan Tanaman di Lahan Gambut.Direktorat Jenderal Bina Produksi Kehutanan. Seminar Pembangunan HTI di Lahan Gambut. Tantangan dan Realitas. Hal 3-4. Bogor, 14 September. 2005.
Diemont, W.H., Nabuurs, G.J., Rieley, J.O., and Rijksen, H.D. 1997. Climate Change and Managemnet of Tropical Peatlands as a Carbon Reservoir. In Biodiversity and Sustainability of Tropical Peatlands.(Eds J.O Rieley and S.E. Page) Samara Publishing. Cardigan,UK. Pp. 363-368.
ESRI, 1990. Understanding GIS: The Arc/Info Method Environmental System research Institute, Redlands, CA. USA.
Hidyat, A. dan A.Mulyani, 2002. Lahan kering untuk pertanian.hlm. 1-34 dalam Teknologi Pengelolaan Lahan Kering Menuju Pertanian Produktif dan Ramah Lingkungan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. Badan Litbang Pertanian.
Harihanto. 2001. Persepsi, Sikap, danPerilaku Masyarakat terhadap Air Sungai:KasusProgram Kali Bersih di Kaligareng, Jawa Tengah [tesis] . Bogor: Program Pascasarjana, InstitutPertanian Bogor.
Mulyani, A.2006. Potensi Lahan Kering Masam untuk Pengembangan Pertanian. Bogor: Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol. 28, No. 2, 2006.
Muchtar, T. 1998. Hubungan Karakteristik Elit Formal dan Elit Informal Desa Dengan Persepsi dan Tingkat Partisipasi Mereka dalam Program P3DTdi Kabupaten Sukabumi [tesis]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.
Notohadiprawira,T. 1997. Twenty-Five years Experience in Peatland for Developmentand For Agriculture in Indonesia. In Biodiversity and Sustainability of Tropical Peatlands (Eds Riely ,JO and S.E Page ). Samara Publishing.Ltd. pp 301-309.
Nugroho, Budi, Triangulasi Pada
penelitian Kualitatif. http://www.pdii.lipi.go.id/read/2013/04/04 /triangulasi-pada-penelitian-
kualitatif.html. Diunduh pada 19
Agustus 2014
ODAS, 2011. Pengelolaan Lahan Basah
Berbasis Masyarakat Yang Berkelanjutan Dalam Kerangka Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim di Provinsi Kalimantan Barat. http://forestclimatecenter.org. diunduh pada 2 Mei 2013.
Pemda Kalbar. Potensi Pengembangan Jagung di Kalimantan Barat. http://regionalinvestment.bkpm.go.id/ diunduh pada 2 Mei 2013.
Page SE, and J.O. Rieley. 1998. “Tropical Peatlands : a Rieview of Their Natural Resources Functions with Particular Reference to Southeast Asia”. International Peat Jurnal
Peraturan Menteri Pertanian Nomor : 14/Permentan/PL.110/2/2009. Tentang Pedoman Pemanfaatan Lahan Gambut Untuk Budidaya Kelapa Sawit.
Prentice, C. 1990. Environmental Action Plan For The North Selangor Peat Swamp Forest . Asian Wetland Bureau/WWF Malaysia, Kuala Lumpur. Malaysia.
Riadi,M.2012. Teori Persepsi. KajianPustaka: http://kajianpustaka.com; diunduh pada 2 Mei,2013.
Sarwono. S. W. 2002. Psikologi Sosial Individu danTeori Psikologi Sosial. Balai Pustaka. Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- Author give access rights to a user and share this article voluntarily to the interests of the development of science and is a non-profit
- All things related to the contents of this article is fully become my responsibility as the author of the issuer not responsible for some or all of the article mentioned.
- This article is the original research results and or my thoughts, has never been published on any publication system both printed and vote electronically and does not contain elements of plagiat