Peran Organisasi Kerjasama Islam Dalam Penyelesaian Pelanggaran Hak Asasi Manusia terhadap Etnis Uighur di Xinjiang Tiongkok Tahun 2019
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Organisasi Kerjasama Islam dalam menangani permasalahan yang terjadi antara Pemerintah Tiongkok dan Etnis Uighur di Xinjiang. Organisasi Kerjasama Islam adalah sebuah organisasi internasional kedua terbesar di dunia setelah Perserikatan Bangsa Bangsa. Organisasi ini didirikan atas dasar rasa solidaritas Muslim seluruh dunia atas permasalahan yang menimpa Muslim di Palestina. Dengan tujuan serta visi dan misi yang kuat sebagai bentuk suara dari negara-negara mayoritas Muslim dalam menjaga dan melindungi kepentingan dunia Muslim serta dalam mempromosikan perdamaian di berbagai negara. Pada tahun 2018, mulai beredar informasi dan berita tentang adanya dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap Etnis Uighur di Xinjiang yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok. Terdapat lebih dari 1 juta orang ditahan didalam kamp-kamp re-edukasi yang dibuat oleh Pemerintah Tiongkok. Kamp tersebut dibuat dengan tujuan untuk meminimalisir tindakan ekstremisme, separatisme serta terorisme yang identik dengan Islam. Dalam penelitian ini menggunakan Teori Peran Organisasi Internasional menurut Clive Archer, Konsep Human Security serta menggunakan Konsep Human Rights. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Organisasi Kerjasama Islam sebagai organisasi internasional yang bergerak dalam membawa nilai-nilai Islam dan umat Muslim dunia masih belum berperan dengan optimal. Terdapat beberapa faktor, seperti faktor ekonomi negara anggotanya yang membuat kurangnya optimalisasi peran Organisasi Kerjasama Islam dalam permasalahan yang terjadi antara Pemerintah Tiongkok dan Etnis Uighur di Xinjiang. Perlunya upaya setiap anggota OKI melakukan diplomasi yang menghasilkan keputusan yang dapat segera diterapkan agar permasalahan ini tidak terjadi berlarut-larut.
Kata Kunci : Organisasi Kerjasama Islam, Pemerintah Tiongkok, Etnis Uighur
References
Archer, Clive. 2001. International Organization 3rd Edition. London: Routledge.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujarweni, V. 2014. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Jurnal:
Andika, M. Tri, dan Elcy Damayani. 2020. Sikap Lunak OKI dalam Pelanggaran HAM Kelompok Muslim Uighur. Analisis Peristiwa, Vol.49.No.1
Jamali, Muhammad Zacky. 2020. Amnesty Internasional dan Organisasi Kerjasama Islam dalam Memandang Konflik Etnis Muslim Uighur di China. Jurnal PIR, Vol.5.No.1
Skripsi:
Adang, Sutri. 2013. Organisasi internasional.
Harahap, Jafan Fifaldi. 2021. Dampak Pemberlakuan Uyghur Human Right Policy Act Terhadap Pelanggaran HAM Berat di Tiongkok dan Implikasinya Terhadap Perdamaian Dunia.
Kharisma, Gita. 2017. Konflik Etnis di Xianjiang: Kebijakan Monokultural dan Kepentingan Negara Tiongkok Terhadap Keutuhan Wilayah. http://repository.lppm.unila.ac.id/6158/1/364-712-1-PB.pdf
Mubarak, Muhammad Izzul. 2018. Kebijakan Pemerintah Tiongkok Terhadap Etnis Uighur Perspektif Siyasah Syar’iyyah.
Yaronah, Manmid. 2018. Faktor-faktor Penyebab Terjadi Konflik di Xinjiang.
Internet:
BBC Indonesia. 2018. Investigasi BBC: Cina dirikan kamp-kamp rahasia untuk 'mendidik' umat Muslim Uighur di Xinjiang. https://www.bbc.com/indonesia/dunia-45962686
BBC Indonesia. 2018. Muslim Uighur danperlakuan Cinaterhadapmereka, yang perluAndaketahui. https://www.bbc.com/indonesia/dunia-46601638
CNN Indonesia. 2018. Jejak Konflik Etnis Uighur dan Pemerintah Tiongkok. https://www.cnnindonesia.com/internasional/20181218161340-113-354593/jejak-konflik-etnis-uighur-dan-pemerintah-Tiongkok
Deutsche Welle News. 2022. Pendapat Ahli dan Pengamat: Xinjiang Files Kelihatannya Akurat. https://amp.dw.com/id/pendapat ahli-xinjiang-files-kelihatannya-akurat/a-61929620
Republika. 2021. Mengapa OKI Terkesan tak Bersuara Sikapi Uighur China?. https://www.republika.co.id/berita/okm8c320/mengapa-oki-terkesan-tak-bersuara-sikapi-uighur-china
Republika. 2021. Perilaku China ke Uighur dan Petisi 90 Ormas Islam untuk OKI.https://www.republika.co.id/berita/r4ij71320/perilaku-china-ke-uighur-dan-petisi-90-ormas-islam-untuk-oki
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Wakil Pemimpin Umum
Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Dewan Penyunting Kehormatan
Dr.H,Martoyo, MA, Dr.Herlan, M.Si, Dr.Dedi Kusnadi, M.Si, Drs.Sabran Achyar, M.Si, Prof.Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie, Prof. Dr. A B Tangdililing, M.A., Prof. Dr. Arkanudin, M.Si, Prof. Dr. Redatin Parwadi, M.A, Dr.Lukman Jafar, M.Si, Drs.Sukamto,M.Si, Dr.Hj.Hardilina,M.Si, Dr.H.Mochtaria M.Noh, M.Si, Dr.Ngusmanto (Scopus ID: 57191224744)
Dewan Penyunting (Editorial Board)
Dr.Ira Patriani, Dr.Rusdiono, M.Si, Dra.Kartika Ningtyas, M.Si, Drs.Asmadi, M.Si, Bima Sujendra, M.Si, Dewi Utami, M.Si, Ully Nuzullian, M.Si, Dr.Hasanah, Dr.Ema Rahmaniah, Dr.Sri Maryuni, M.Si, Dr.Nurfitri Nugrahaningsih, M.Si, Dra.Yulianti, M.Si, Dra.Syarmiati, M.Si, Dr.Pardi, M.Si, Dr.Indah Listyaningrum,M.Si, Viza Juliansyah, S.Sos., M.A.

