PERAN ASEAN SENIOR OFFICIALS ON DRUGS MATTERS (ASOD) DALAM MEMBERANTAS KASUS DRUGS TRAFFICKING DI WILAYAH SEGITIGA EMAS PERIODE 2019-2021

Merry Elisa, Yulius Yohanes, Ira Patriani

Abstract


Wilayah segitiga emas merupakan suatu wilayah yang berada di kawasan Asia Tenggara. Wilayah segitiga emas meliputi tiga negara yang terdapat di dalamnya, yaitu negara Myanmar, Thailand, dan Laos. Penyebaran narkotika jenis opium menarik perhatian negara ASEAN dimana opium yang merupakan bahan yang digunakan sebagai bahan baku narkotika. Maka anggota ASEAN membentuk suatu komite ASOD yang di fokuskan untuk menangani kasus narkotika jenis opium serta obat-obatan terlarangjenislainnya.Sebagaiorganisasiyangdikhususkanuntukmengatasikasuskejahatannarkotika jenis opium ASOD sangat diharapkan dapat menekan kasus narkotika jenis opium yang terjadi di wilayah segitiga emas agar bisa berkurang. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peran ASOD dalam memberantas kasus narkotika jenis opium yang terjadi di wilayah segitiga emas periode 2019- 2021, dengan menggunakan teori peran organisasi internasional dan menggunakan konsep organisasi internasional. Dalam melakukan penulisan skripsi ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis serta menjelaskan bahwa data-data yang diperoleh sebagai suatu hasil penelitian. Sumber data yang yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari studi pustakan, yang bersumber pada buku, jurnal, laporan, skripsi, penelitian, serta data dari berbagai internet yang berkitan langsung dengan kasus yang dibahas melalui berbagai sumber yang akurat dan terpercayauntukmenjelaskansuatukasuslebihmendalam.Hasildaripenelitianinimenunjukanbahwa peran ASOD sebagai organisasi internasional yang dibentuk oleh ASEAN dalam mengatasi kasus narkotika jenis opium, yang turut berperan melakukan kerjasama dengan organisasi lain, serta membentuk beberapa program seperti meluncurkan program pendidikan pencegahan, penegakan hukum, perawatan dan rehabilitasi, dan program alternative development. Semua program serta pendekatan dan kerjasama telah dijalankan, tetapi ASOD masih terlihat belum bisa secara optimal dalammenurunkankasuspenyalahgunaannarkotikajenisopiumdiwilayahsegitigaemas.Dengankata lain misi yang tetapkan sebagai drugs-free ASEAN belum bisatetapkan.

Kata kunci: Peran, ASEAN Senior Officials on Drugs Metters (ASOD), Penyebaran Narkotika Jenis Opium


References


Archer, Clive. (2001). Internasional Organization. In C.

Archer,â€Classification of International Organizationsâ€. Amerika Serikat dan Kanada: Routledge.

Bennet, A. Le Roy. Internasional Organization: Principles And Issue. New Jersay: Englewood Cliffs, 1995.

Ikbar, Yanuar. Metodeologi dan Teori Hubungan Internasional. Bandung: PT. Refika Aditama, 2014.

Kasumasuti, Adhi dan Khoiron, Ahmad Mustamil. Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikkan Sukarno Pressindo, 2019.

Kanato, Manop dkk. ASEAN DRUGMONITORING REPORT 2020.

Bangkok: ASEAN Narcotics Cooperation Center, 2021.

Sasongko, Warso. Narkoba. Yogyakarta: Relasi Inti Media, 2013.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitati Kaulitatif dan R&D. Yogyakarta: Alfabeta, 2012.

Jurnal dan Skripsi

Budur Anufia, Thalha, dan Alhamid. "Resume: Instrumen Pengumpulan Data." 2019 : 1-2 Sekolah Tinggi Keagamaan Islam Negeri (STAIN)Sorong.

Bakker, Felix Ferdin, and dkk. "Peran ASEAN Dalam Menanggulangi Isu-Isu Utama Kejahatan Lintas Negara di Kawasan Asia Tenggara." JLPB ( Journal of Law And Border Protection, 2020: 1.

Isnaini, Nurul. "Kebijakan ASEAN Dalam Penanganan Drugs Traffikingdi Kawasan Segitiga Emas ( Myanmar, Thailand, Laos) Periode 2013-2016." Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2019:3-5.

Sari, Indah Puspita. "Peranan ASEAN Senior Official On Drugs

Matters (ASOD) Dalam Penanggulangan Narkotika di Thailand." eJounal Ilmu Hubungan Inteernasional ,2018: 1738.

Sarah. (2013). Efektivitas ASOD dalam Menanggulangi Industri Narkotika di Kawasan ASEAN2004-2009. Hubungan Internasional,1-3.

Srifauzi, Aulia dkk. "SecurityDilemma: Indonesia Dlam Menghadapi Tantangan Kawasan Segitiga Emas (The Golden Triagle) di ASEAN." PIR Journal, 2022: 32.

Kowira, Putri Victoria Felicia. "Peran ASEAN Melalui ASOD Dalam Menggulangi Isu Drugs Trafficking Pada Kawasan Golden Triangle Pada Tahun 2019-2020."Pontianak: UniversitasTanjungpura.

Website:

Ant. (2015, Desember 2). Jelang MEA, ASEAN Rumuskan Rencana Kerja Pemberantasan Narkoba. Diambil kembali dari

https://www.hukumonline.com/beri ta/a/jelang-mea--asean-rumuskan- rencana-kerja-pemberantasan- narkoba-lt565f05cd1488d/(Diakses


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Pemimpin Umum/Penanggung Jawab

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura

Wakil Pemimpin Umum

Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura

Dewan Penyunting Kehormatan

Dr.H,Martoyo, MA, Dr.Herlan, M.Si, Dr.Dedi Kusnadi, M.Si, Drs.Sabran Achyar, M.Si, Prof.Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie, Prof. Dr. A B Tangdililing, M.A., Prof. Dr. Arkanudin, M.Si, Prof. Dr. Redatin Parwadi, M.A, Dr.Lukman Jafar, M.Si, Drs.Sukamto,M.Si, Dr.Hj.Hardilina,M.Si, Dr.H.Mochtaria M.Noh, M.Si, Dr.Ngusmanto (Scopus ID: 57191224744)

Dewan Penyunting (Editorial Board)

Dr.Ira Patriani, Dr.Rusdiono, M.Si, Dra.Kartika Ningtyas, M.Si, Drs.Asmadi, M.Si, Bima Sujendra, M.Si, Dewi Utami, M.Si, Ully Nuzullian, M.Si, Dr.Hasanah, Dr.Ema Rahmaniah, Dr.Sri Maryuni, M.Si, Dr.Nurfitri Nugrahaningsih, M.Si, Dra.Yulianti, M.Si, Dra.Syarmiati, M.Si, Dr.Pardi, M.Si, Dr.Indah Listyaningrum,M.Si, Viza Juliansyah, S.Sos., M.A.