PERAN ME TOO MOVEMENT DALAM MERESPON TINGGINYA KEKERASAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN DI INDIA TAHUN 2016-2018
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan penjelasan terkait peran dari organisasi internasional Me Too Movement dalam penanganan kasus kekerasan seksual pada perempuan di India tahun 2016-2018. India menjadi salah satu negara yang berbahaya bagi kaum perempuan dikarenakan peluang terjadinya kejahatan dan pelanggaran HAM pada perempuan yang seringkali terjadi hingga menimbulkan banyak korban jiwa. Dengan eksistensi budaya patrirarki yang menjadi akar munculnya permasalahan kekerasan dan pelecehan seksual di sana. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, serta teori peran organisasi internasional perspektif Clive Archer dalam penelitian ini untuk menganalisis fenomena terkait. Adapun hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 peran Me Too Movement dalam menangani kasus kekerasan perempuan di India di antaranya. (1) Peran sebagai instrumen untuk menyatukan terhadap hak-hak perempuan yang di suarakan melalui aksi gerakan di media sosial yang mengharapkan mendapakatkan keadilan dari kasus yang dialami oleh perempuan korban kekerasan seksual. (2) Peran sebagai arena menjadi salah satu wadah atau tempat bertemunya kelompok perempuan / feminisme untuk berdiskusi dalam menghasilkan solusi bersama dengan tujuan untuk menuntaskan permasalahan kekerasan perempuan yang sedang dihadapi. (3) Peran sebagai aktor independen memberi pengaruh pada kebijakan pemerintah dengan melakukan kerja sama untuk mendapatkan keputusan baik yang bertujuan untuk dapat mengurangi terkait kasus kekerasan seksual pada perempuan di India.
Â
Kata Kunci: Me Too Movement, Budaya Patriarki, Kekerasan
References
Anggoro, Kusnanto. 2003. Hukum Konstitusi Masa Transisi. Bandung: Nuansa Cendekia.
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktik.Jakarta: Rineka.
Budiardjo, Miriam. 2010. Berbagai Visi Mengenai HAM: Makalah dan Raker Intern Komnas HAM Cimacan 21-23April 1998. Komnas HAM
Creswell, John W. 2010. RESEARCH DESIGN Pendekatan kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Cetakan 1. Yogyakarta: Putaka Pelajar.
Hans J Marganthau. 1990. Politik Antar Bangsa.Jakarta : Yayasan Obor
Hodgson-Wright, Stephanie. 2006. Hodgson-Wright, Early Feminism, Cambridge Companion to Feminism and Postfeminism. EditorSarah Gamble (2006).
M, Mohtar. 1990. Ilmu Hubungan Internasional Disiplin Dan Metodologi. Jakarta: LP3ES.
Jurnal
A. Nunuk P. Muniati. 2004. “Getar Gender; Buku keduaâ€. Yayasan Indonesia Tera. Malang. Hal-6-7. Di akses pada 21 Agustus 2023.
Arie Suwastini, N.K. 2013. Perkembangan Feminisme Dari Abad Kedelapan Belas Hingga Postfeminisme: Tinjauan Teoritis.Jurnal Ilmu Sosial Dan Humainiora. Vol. 2, Issue 1. Diakses pada 3 Juli 2023.
Eriyanti, Linda Dwi. 2017. Pemikiran Johan Galtung tentang Kekerasan dalam Perspektif Feminisme. Jurnal Hubungan Internasional. Vol.6, N0. 1. Diakses pada 3 Juli 2023.
Hari, A., Rahman, A.B. & Ahmad, W. I. 2019. Mengenal Gerakan Sosial Dalam Persfektif Ilmu Sosial.Hasanuddin Jurnal Of Sosiology ( HJS), 15-24. Diakses pada 20 Maret 2023.
Hasanuddin. 2019. “Mengenal Gerakan Sosial dalam Perspektif Ilmu Sosial.†Unhas. Vol. 1, Issue. 1. Diakses pada 20 April 2023.
Ismahani, Farahliana. 2023. "Strtegi Aktivisme Digital #MeToo Movement Di Amerika serikat". UMM. Vol. 6, No 1. Diakses pada 10 Maret 2023.
Keck, Margaret E, & Sikkink, K. (1999). Transnational advocacy networks in international and regional politics.International Social Science Journal.Vol. 5, Issue 159. Diakses pada 1 Maret 2023.
Komang, Ni Arie Suwastini. 2019. “Perkembangan Feminisme Barat Dari Abad Kedelapan Belas Hingga Postfeminisme Sebuah Tinjauan Teoretis.†Undisha. vol. 2, No. 1. Diakses pada 26 Febuari 2023.
Rakhamadhani, Haldhiantu Fitri dkk. 2020. “ Upaya gerakan Me Too Mengurangi Kekerasan Seksual Pada Perempuan Di India Tahun 2018.†Dikshi. vol. 1, No. 1. Diakses pada 29 Maret 2023.
Sutarso, Joko. 2017. “Konstruksi Isu Gender Dalam Politik : Studi Kasus Pemilihan Umum 2004 .†UMS. vol. 2. No. 2. Diakses pada 20 April 2023.
Syaodih, Nana Sukmadinata. 2017. "Pengembangan modal Pembelajaran Berbasis Budaya Untuk Miningkatkan Apresiasi siswa terhadap Budaya Lokal. " UNY vol. 2. No 2. Diakses pada 3 Maret 2023.
Triastia. Femy Hutabarat. Puspitasari, Anggun. 2019."Dampak Gerakan Feminis Transnasional #MeToo terhadap Awareness Perempuan India". Balcony. Vol. 3 No. 2. Diakses pada 27 Febuari 2023.
Wahyudi, Very. 2018. “Peran Politik Perempuan dalam Persfektif Gender.†Uinmataram. Vol. 1 No. 1. Diakses pada 27 Febuari 2023.
Skripsi
Hakim, Shinta. 2017. Proses Advokasi "NGO" Dalam Penaggulangan Masalah Kekerasan Seksual Di India Pasca Kasus Nirbaya. Skripsi. (Yogyakarta: Universitas Muhamadiyah Yogyakarta). Diakses pada 13 Maret 2023 darihttp://repository.umy.ac.id/handle/123456789/12208
Himang, Klaudius. 2017. Analisis Sikap pluralisme Terhadap agama Dan Budaya Siswa-Siswi SMP Pangudiluhur 1 Dan SMP Negeri 5 Yogyakarta Kelas VIII Tahun Ajaran 2016-2017. Skripsi. (Yogyakarta: Universita Sanata Darma). Diakses pada 13 Maret 2023 dari https://core.ac.uk/download/84772917.pdf
Artikel dan Website
Asia Women News. 2021. #MeToo- Awal Mula. https://www.asiawomennews.com/women-opinion/metoo-awal-mula/ (di akses pada 14 Juni 2023).
Central Intelligence Agency. The World Fact Book; SOUTH ASIA: INDIA. https://www.cia.gov/the-world-factbook/countries/india/. ( di akses pada 21 agustus 2023).
Cook, Jenna. 2020. Educational Disparities Among Girls In India.https://ballardbrief.byu.edu/issue-briefs/educational-disparities-among-girls-inindia#:~:text=The%20average%20female%20literacy%20rate,societal%20pressures%20or%20early%20pregnancies ( di akses pada 25 Juli 2023)
International Labour Organization.org. 2019. Penghapusan Kekerasan Dan Pelecehan di Dunia Kerja.https://www.ilo.org/wcmsp5/groups/public/---asia/---ro-bangkok/---ilo jakarta/documents/legaldocument/wcms_740454.pdf ( di akses pada 3 Juli 2023).
Banerjee, Soumyadipta. 2013. If Kareena can do it, why not me: Tanushree Dutta. If Kareena can do it, why not me: Tanushree Dutta (dnaindia.com) (di akses pada 19 juni 2023).
BBC. 2019. Tersangka Utama Pemerkosa Dan Pembakar Remaja India Ditangkap. https://www.bbc.com/indonesia/majalah-44024725 (di akses pada 1 Maret, 2023).
Dubey Bharati k. 2018. Top Actresses Put Up a Facade Of Empowerment: Tanushree Dutta. https://www.telegraphindia.com/entertainment/when-i-was-harassed/cid/1670313 (di akses pada 19 Juni 2023).
DW. 2019. Ada Apa Dibalik Masalah Pemerkosaan DiIndia. https://www.dw.com/id/ada-apa-dibalik-masalah-pemerkosaan-%20di-india/a-51749742 ( di akses pada 26 Febuari, 2023).
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Wakil Pemimpin Umum
Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Dewan Penyunting Kehormatan
Dr.H,Martoyo, MA, Dr.Herlan, M.Si, Dr.Dedi Kusnadi, M.Si, Drs.Sabran Achyar, M.Si, Prof.Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie, Prof. Dr. A B Tangdililing, M.A., Prof. Dr. Arkanudin, M.Si, Prof. Dr. Redatin Parwadi, M.A, Dr.Lukman Jafar, M.Si, Drs.Sukamto,M.Si, Dr.Hj.Hardilina,M.Si, Dr.H.Mochtaria M.Noh, M.Si, Dr.Ngusmanto (Scopus ID: 57191224744)
Dewan Penyunting (Editorial Board)
Dr.Ira Patriani, Dr.Rusdiono, M.Si, Dra.Kartika Ningtyas, M.Si, Drs.Asmadi, M.Si, Bima Sujendra, M.Si, Dewi Utami, M.Si, Ully Nuzullian, M.Si, Dr.Hasanah, Dr.Ema Rahmaniah, Dr.Sri Maryuni, M.Si, Dr.Nurfitri Nugrahaningsih, M.Si, Dra.Yulianti, M.Si, Dra.Syarmiati, M.Si, Dr.Pardi, M.Si, Dr.Indah Listyaningrum,M.Si, Viza Juliansyah, S.Sos., M.A.

