STRATEGI KOMUNIKASI PONTV DI KELURAHAN BANSIR LAUT (PONTIANAK TENGGARA)

Authors

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sebuah strategi komunikasi PONTV untuk meningkatkan eksistensi sebagai televisi lokal di Pontianak Tenggara, mengenai fenomena atas respon masyarakat di di Kelurahan Bansir Laut (RT 04/RW 07), Kecamatan Pontianak Tenggara terhadap PONTV. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan metodologi penelitian kualitatif oleh Lexy J. Moleong, dengan jenis deskriptif. Dan penelitian ini menggunakan Teori Pesan Paul Ricoeur dan didukung oleh Konsep Strategi Komunikasi dari Morrisan (138:8), yakni: 1. Perencanaan program,2. Produksi dan pembelian program, 3. Eksekusi program,4. Pengawasan dan evalusi program. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa masih ditemukannya kurang maksimal strategi komunikasi yang dilakukan oleh pihak PONTV untuk meningkatkan eksistensinya, sehingga masih banyak ditemukan masyarakat tidak mengetahui keberadaan PONTV, dan ada sebagian masyarakat yang tidak menyukai program acara PONTV karena tidak menarik. Selain itu peneliti menemukan bahwa melalui media sosial yang dimilikinya PONTV belum maksimal mempromosikan ke khalayak masyarakat. Rekomendasi penelitian adalah PONTV diharapkan dapat menghadirkan audien, seperti sosialisasi tentang PONTV sebagai Televisi Lokal di Pontianak, agar PONTV dapat dikenal oleh masyarakat luas.


Kata Kunci: Strategi Komunikasi, PONTV, Televisi Lokal 


References

Canggara, Hafied. 2014. Perencanaan & Strategi Komunikasi. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Lexy, J. Moleong. (2006: 18). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lexy. J. Moleong. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi revisi), Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lexy. J. Moleong. (2013: 132). Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi revisi), Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lexy. J. Moleong. (2013: 248). Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi revisi), Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lexy. J. Moleong. (2013: 248). Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi revisi), Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lexy. J. Moleong. (2017: 129). Metodologi Penelitian Kualitatif), Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Morissan. 2015. Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio dan Televisi. Cetakan kelima. Jakarta: Fajar Interpratama Mandiri.

Morissan. 2008. Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio dan Televisi. Cetakan kelima. Jakarta: Fajar Interpratama Mandiri, p 232.

Morissan. 2009. Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio dan Televisi. Cetakan kelima. Jakarta: Fajar Interpratama Mandiri, p 315.

Morissan. 2009. Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio dan Televisi. Cetakan kelima. Jakarta: Fajar Interpratama Mandiri, p 165.

Morissan. 2009. Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio dan Televisi. Cetakan kelima. Jakarta: Fajar Interpratama Mandiri, p 138:8.

Norman, permata, Ahmad, “Hermeneutika Fenomenologis Paul Ricoeur” dalam Paul Ricoeur, Filsafat Wacana: Membelah Makna Dalam Anatomi Bahasa, diterjemahkan oleh Musnur Hery, Yogjakarta: IRCiSoD, 2003.

Ricouer, Paul, Hermeneutika Ilmu Sosial, diterjemahkan oleh Muhammad Syukri, cet.Ke-2, Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2008.

Riswandi. 2009. Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: PT. Graha ilmu.

Ricouer, Paul, Filsafat Wacana: Membelah Makna Dalam Anatomi Bahasa, diterjemahkan oleh Musnur Hery, Yogyakarta: IRCiSoD, 2003.

Stephen W. Littlejohn., dan Karen A. Foss. 2011. Teori Komunikasi (edisi 9), Penerbit Salemba Humanika. Jakara Selatan.

Stephen W Littlejohn & Karen A. Foss, Theories of Human Communication, Jakarta, SalembaHumanika, 2011, p 57-59.

Stephen W.Littlejohn. 2009. Teori Komunikasi. Jakarta:Salemba Humanika.

Sumaryono, E.1999. ”Hermeneutik : Sebuah Metode Filsafa”. ed.1. Yogyakarta: Penerbit Kanisius

Wahid, Masykur. 2017.Teori Intepretasi Paul Riceur. Bantul Yogyakarta: PT.Lkis.

Downloads

Published

2023-12-31