STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MENGEMBANGKAN DAYA TARIK WISATA DI DESA PULAU LEMUKUTAN KECAMATAN SUNGAI RAYA KEPULAUAN KABUPATEN BENGKAYANG
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v5i2.1050Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal sebagai dasar dalam merumuskan strategi pengembangan daya tarik wisata di Desa Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang.Permasalahan dalam penelitian ini adalah Pulau Lemukutan tersebut masih merupakan daerah tertinggal dan belum cukup dikenal masyarakat luas, kurangnya sarana dan prasarana, serta belum tersentuhnya objek daya tarik wisata Pulau Lemukutan baik dalam hal pemodalan maupun promosi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Dengan menggunakan analisis SWOT tersebut maka akan didapatkan strategi yang cocok untuk mengembangkan daya tarik di Desa Pulau Lemukutan. Hasil dari penelitian ini ialah Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemuda dan Olahraga dan Ekonomi Kreatif masih lamban dalam proses pengembangan objek wisata Desa Pulau Lemukutan. Selain itu, sumber daya manusia dan kelembagaan secara kualitas dan kuantitas belum memadai dan belum adanya komitmen pemerintah, letak geografis, dan tren penggunaan internet dan kecendrungan minat wisata khusus sebagai faktor peluang, sedangkan ancamannya adalah persaingan wisata, kualitas sumber daya manusianya yang belum memadai, potensi kerusakan terumbu karang dan faktor cuaca. Saran dari penelitian ini yakni Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui DISPAREKRAF perlu bertindak cepat dalam proses pengembangan objek wisata Pulau Lemukutan. Terumbu karang sebagai objek penting untuk upaya pengembangan daya tarik wisata Desa Pulau Lemukutan sebaiknya Pemerintah Daerah setempat membentuk suatu lembaga pengelola ekowisata, agar pengembangan daya tarik wisata Desa Pulau Lemukutan dapat diusahakan secara fokus dan terencana. Membenahi segala faktor yang menjadi kelemahan di dalam pengembangan objek wisata Desa Pulau Lemukutan ini serta fasilitas-fasilitas pendukung lainnya yang dapat memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Desa pulau Lemukutan tersebut. Dan pihak Dinas PAREKRAF khususnya pihak kepariwisataan harus bisa memanfaatkan teknologi khususnya internet, guna mempromosikan objek pariwisata yang ada di Kabupaten Bengkayang khususnya objek wisata Desa Pulau Lemukutan melalui blog khusus yang dimiliki Dinas PAREKRAF maupun melaui media-media sosial yang sedang diminati pada zaman ini.
Kata-kata Kunci : Strategi Pengembangan, Daya Tarik Wisata, Pulau Lemukutan, Analisis SWOT
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat