KUALITAS PELAYANAN PASIEN RAWAT INAP KELAS III PADA RSUD. SUDARSO PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v6i1.1406Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dari adanya pasien rawat inap di kelas III mengeluhkan jumlah ruangan yang untuk menampung pasien terbatas, setiap ruangan diisi sampai 12 orang pasien hal ini tentunya membuat ruangan menjadi panas, pendingin udara berupa kipas angin hanya 1 unit setiap ruangan. Penelitian ini menggunakan teori Parasuraman yang terdiri dari: Tangibles, atau bukti fisik, reliability, atau keandalan, responsiveness, atau ketanggapan, assurance, atau jaminan dan empathy, yaitu memberikan perhatian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif, sumber data adalah kepala ruangan kelas III dan 4 orang keluarga pasien, teknik dan alat pengumpul data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi, teknik analisi data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan, sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitiannya menyimpulkan: 1) Untuk bukti fisik (tangibles), bahwa ruangan terlalu padat sehingga pasien sulit beristirahat, tempat tidur terbatas, kurang layak dan kekurangan tabung oksigen, 2) Untuk keandalan (reliabylitas), bahwa perawat menanggapi keluhan pasien, apotik utama hanya satu, jumlah petugas kesehatan tidak sebanding dengan jumlah pasien, keluarga pasien harus merawat sendiri, petugas yang melakukan tugas belum sesuai dengan harapan pasien, 3) Untuk daya tanggap (responsiveness), bahwa masih lambannya proses administrasi, dokter spesialis jarang di tempat, pelayanan dokter ahli hanya pada hari kerja, pengambilan tindakan dilakukan melalui telpon, tenaga kesehatan sangat kurang pada saat hari libur, 4) Jaminan (assurance), bahwa pelayanan kesehatan lebih banyak dilakukan oleh perawat atau koas, prosedur pelayanan belum diketahui sepenuhnya oleh keluarga pasien, rasa aman yang diberikan staf rumah sakit belum menyentuh kesemua pasien rawat inap, keramahan dan kesopanan masih belum baik, pasien yang diutamakan adalah pasien umum dan 5) Empati (empaty), lambannya dalam memberikan pelayanan dan pasien umum selalu diutamakan. Peneliti menyarankan agar merenovasi ruang tunggu, menyediakan peralatan rumah sakit yang lebih modern, melakukan pelatihan dan pendidikan kepada petugas kesehatan mengenai, sikap petugas yang ramah membuat pasien senang dan nyaman ketika diberikan pelayanan dan kemampuan berkomunikasi antara petugas dan psien agar pasien merasa puas dirawat.
Kata-kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Pasien Rawat InapDownloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat