IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN NARKOBA PADA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI KALIMANTAN BARAT DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS TANJUNGPURA KOTA PONTIANAK

Authors

  • DEA ZAHARA APRIAYU NIM. E21112051 fisip

DOI:

https://doi.org/10.26418/publika.v6i2.1529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat dalam “Implementasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba Pada Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Barat di kalangan Mahasiswa Universitas Tanjungpura Kota Pontianak. Adapun masalah yang terjadi yaitu Penyampaian informasi mengenai bahaya narkoba belum optimal,sumber daya yang belum terpenuhi dan kerjasama dengan pihak eksternal belum inten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teori yang digunakan adalah Teori Edward III yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasil dari penelitian ini adalah BNN Provinsi Kalbar sebagai implementor, khususnya di bidang pencegahan kurang banyak melakukan penyuluhan atau sosialisasi di kalangan masyarakat khususnya mahasiswa di Universitas Tanjungpura dan kurang membangun kerjasama dan komunikasi dengan pihak luar atau masyarakat. Faktor kurangnya sumber daya yaitu kurangnya tenaga kerja di BNN Provinsi Kalbar serta sumber-sumber pendukung lainnya berupa sarana dan prasarana seperti tidak tersedianya buku-buku tentang bahaya narkoba maupun video-video tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta media elektronik lainnya serta jarang melakukan tes urin terutama di universitas-universitas Kota Pontianak sehingga berdampak dari kurang optimalnya pelaksanaan program pencegahan penyalahgunaan narkoba adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman mahasiswa terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Saran  bagi BNN Provinsi Kalbar harus lebih banyak mengadakan kegiatan-kegiatan mengenai bahaya narkoba dan melakukan tes keseluruh kampus- kampus di pontianak khususnya di Universitas Tanjungpura karena pelajar atau mahasiswa adalah target utama pemerintah dalam mencegah penggunaan narkoba diusia dini. Serta harus lebih bekerjasama dengan masyarakat sekitar untuk melaporkan tindak narkoba di lingkungan sekitarnya

 

Kata-kata Kunci: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Birokrasi

Downloads

Published

2017-08-14