STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM RIAM ENSILING DI DESA LUMUT KECAMATAN TOBA KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.26418/publika.v6i4.1731Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan strategi pengembangan objek wisata Riam Ensiling di Desa Lumut Kabupaten Sanggau yang belum berjalan optimal dengan permasalahan kurangnya sumber daya manusia, kondisi area wisata yang kurang diperhatikan dan kurangnya sarana dan prasarana yang dirumuskan melalui Faktor Internal, Faktor Eksternal dan Merumuskan Strategi Untuk Mengelola Isu menurut Bryson. Di dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian Deskriptif dengan menggunakan metode Kualitatif. Subjek dalam penelitian yakni Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Pariwisata Kabupaten Sanggau, Kepala Desa Lumut, Masyarakat Setempat Desa Lumut dan Pengunjung Objek Wisata Riam Ensiling. Hasil penelitian adalah Strengths (S) Kekuatan meliputi Lokasi wisata yang tidak jauh dari kota Kecamatan, Keadaan wisata yang masih alami sehingga memberikan keindahan, Terjalinnya kerjasama yang baik antara pengelola dan Pemerintah Daerah Dinas Pariwisata. Weaknesses (W) Kelemahan meliputi Kurangnya SDM dan anggaran, Kurangnya pengelolaan dan pengembangan sarana dan prasarana pariwisata Riam Ensiling dan Kondisi area wisata Riam Ensiling yang kurang diperhatikan sehingga perlu adanya pembenahan. Opportunities (O) Peluang meliputi Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Menjadikan objek wisata Riam Ensiling sebagai tempat wisata yang memiliki banyak pengunjung baik domestik maupun asing dan Otonomi Daerah. Threaths (T) Ancaman meliputi Meningkatnya minat masyarakat untuk berkunjung wisata ke daerah lain dan Menurunnya minat masyarakat untuk berkunjung ke Riam Ensiling.
Kata-kata Kunci: Strategi, Pengembangan, Objek Wisata
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat