SINERGITAS STAKEHOLDERS DALAM PEMBANGUNAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) HOTEL DI KOTA PONTIANAK

Authors

  • Rita Nurianti E1011131033
  • Azrita Mardhalena
  • Abdul Rahim

DOI:

https://doi.org/10.26418/publika.v10i2.2834

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis sinergitas stakeholders dalam pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Pontianak. Masalah penelitian yaitu sinergitas antar stakeholders dalam pembangunan RTH hotel belum berjalan baik, lahan sempit dan kurang memahami tentang pembangunan RTH.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori dari Najiyati (2011: 121) yaitu konsep sinergitas dapat terbangun melalui: komunikasi, dan koordinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; (1) komunikasi dalam membangunan sinergitas yaitu penyampaian pesan yang dilakukan oleh komunikator kepada komunikan melalui komunikasi ke bawah dan komunikasi ke atas serta komunikasi diagonal, bentuk-bentuk komunikasi  yang digunakan oleh para pemangku kepentingan dalam meningkatkan pembangunan ruang terbuka hijau masih belum tercapai sebesar 30% dari luas wilayah, khususnya pembangunan ruang terbuka hijau hotel yang masih dibawah 10% di Kota Pontianak. (2) Koordinasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pontianak dan pemilik usaha masih kurang baik dalam pembangunan ruang terbuka hijau di kota Pontianak.Saranperlu dilakukan komunikasi oleh pihak Dinas dan pemilik usaha dalam pembangunan ruang terbuka hijau dapat terjalin dengan baik dan komunikasi antar Dinas dengan masyarakat dapat terjalin dengan baik, serta perlu sosialisasi dengan masyarakat dalam bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dalam pembangunan ruang terbuka hijau hotel di Kota Pontianak, dan untuk menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman.

References

Afifuddin. (2010). Pengantar Administrasi Pembangunan. Bandung: CV

Alfabeta.

Edi Suharto. 2006. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat.

Bandung: PT Refika Aditama.

Hasan, Erliana, 2005. Komunikasi Pemerintahan. Bandung: Refika Aditama.

Kartono, Kartini, 2011. Pemimpin dan Kepemimpinan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Moekijat, 2000. Koordinasi (Suatu Tinjauan Teoritis). Bandung: Mandar Maju.

Moleong, Lexy, 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Remaja Rosda Karya.

Prabang Setyono, 2011. Etika, Moral dan Bunuh Diri Lingkungan dalam Perspektif Ekologi (Solusi Berbasis Enviromental Insight Quotient). Surakarta: UNS Press dan LPP UNS.

Robbins, P, Stephen. 2002. Prinsip- Prinsip Perilaku Organisasi. Jakarta:

Erlangga.

Santoso E dan Setiansah M, 2012 “Teori Komunikasi” Yogjakarta: Graha Ilmu

Siagian, Sondang P, 2009, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi.1,

Cetakan.17 Jakarta, Bumi Aksara

Silalahi, Ulbert, 2011. Asas-asas Manajemen. Bandung: Refika Aditama.

Sofyandi, Herman & Garniwa, Iwa. 2007. Perilaku Organisasional. Yogyakarta: Graha Ilmu

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. 2012. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Jakarta: Balai Pustaka

Gusti Hardiansyah, 2012. Analisis Stakeholder Dalam Pembangunan KPH

Di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Universitas Tanjungpura

Flora Firmina, 2019.Pengembangan Objek Wisata Alam Goa Lawang

Kuari Di Desa Seberang Kapuas Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Skripsi Administrasi Publik. Universitas Tanjungpura

Hajar L.V, Ruliyansyah A dan Fitrianingsih Y, 2013. Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Berdasarkan Serapan Gas Co2 Di Kota Pontianak. Jurnal.

Najiyati, Sri dan Rahmat, Topo, Susilo. 2011. Sinergitas Instansi

Pemerintah Dalam Pembangunan Kota Terpadu Mandiri. Jurnal Ketransmigrasian. Vol. 28 No. 2011 (Jakarta, Pusat Libang Ketransmigrasian)

Downloads

Published

2021-07-30