KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA SEBENTE KECAMATAN TERIAK KABUPATEN BENGKAYANG

Authors

  • Andre Widya Kusuma NIM : E1012161028
  • Sukamto Sukamto untan
  • Martinus Martinus untan

DOI:

https://doi.org/10.26418/publika.v11i3.2970

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepemimpinan kepala desa dalam membangun desa Sebente kecamatan Teriak kabupaten Bengkayang, dimana kepemimpinan kepala desa Sebente dalam membangunan desa Sebente, pembangunan infrastruktur yang ada di desa Sebente seperti; bangunan desa, serta jalan yang ada di desa Sebente, pengelolaan lingkungan masyarakat di desa Sebente yang kurang di perhatikan oleh kepala desa Sebente. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dalam bentuk deskriptif. Dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Bartering. Strategi bartering dalam penyerahan tugas dan sistem permusyawaratan, peran yang dijalankan kepala desa yaitu bertanggung jawab dalam koordinasi pembangunan desa secara partisipatif. Selain itu strategi bartering yang berjalan di desa sebente selama jabatan kepala desa sebente yaitu melimpahkan kewenangan dan musyawarah sesuai dengan aturan yang berlaku. 2) Building. Strategi building yaitu dalam menjalankan program kerja desa. Peran yang dijalankan kepala desa adalah mengkoordinasi pembangunan desa ke arah yang lebih baik dalam kegiatan pembangunan tak luput dari bantuan masyarakat desa sebente seperti pembangunan jalan dan pengelolaan lingkungan. 3) Binding. strategi binding yaitu melakukan kerja sama antara kepala desa, aparat desa, dan masyarakat desa, yang berdasarkan fungsi nya masing-masing. Saran yang penulis rekomendasikan adalah kepala desa Sebente hendaknya menjalankan strategi kepemimpinan dalam membangun desa yang dapat membawa perubahan yang cukup besar bagi pembangunan desa Sebente, strategi dalam membangun desa Sebente hendaknya dipertahankan dengan tujuan agar pembangunan desa semakin maju, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi secara langsung, yang bersifat membangun fisik maupun non fisik.
Kata kunci : Kepemimpinan, Kepala Desa, Membangun Desa.

References

Buku-buku

Adisasmita, Raharjo. 2006. Membangun

Desa Partisipatif. Yogyakarta:

Grahailmu

Bungin, Burhan. 2010. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Prenanda Group.

Effendi, Sofian, dan Tukiran. 2012. Metode Penelitian Suvei. Jakarta: LP3S.

Kepemimpinan (Dasar-dasar dan pengembangannya). Andi Yogyakarta.

Hanif Nurcholis, Pertumbuhan &

Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Erlangga, Jakarta, 2011

Nazir, Moh. 2011. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Riduan. 2012. Belajar Mudah Penelitian. Bandung: Alfabeta.

S.P. Siagian, 2010. Teori dan Praktek Kepemimpinan. Jakarta: PT Raja Grafindo

Persada.

Sondang P. Siagian. 2005. Teori Pengembangunan Organisasi. Yogyakarta: Bumi

Aksara.

Subana, M dan Subrajad. 2001. Dasar- dasar Penelitian Ilmiah. Pustaka setia:

Bandung.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Surjadi.A. 1983. Pembangunan Masyarakat Desa Alumni. Bandung: Alfabeta.

Suryono Agus. 2001. Teori dan Isu Pembangunan. Bandung: Alfabeta

Syafiie Kencana Inu. 2003. Kepemimpinan Pemerintah Indonesia. PT. Refika

Susandi.

Tangkilisan, Hassel Nogi S,2005.

Manajemen Publik, PT. Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta.

Widjaja. 2010. Otonomi Desa, Rajawali

Pers, Jakarta.

Sumber Undang-undang

Undang-Undang Desa No. 6 Tahun 2014

Undang-Undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 2014 tentang sistem

perencanaan dan pebangunan Nasional

Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan

daerah

Undang-Undang Republik Indonesia No. 33 Tahun 2004 tentang perimbangan

keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Web

Hartuti Purnaweni. 2014. Kebijakan Pengelolaan Lingkungsn di Kawasan Kedeng

Utara Provinsi Jawa Tengah. Jurusan Administrasi Publik, FISIP,

Universitas Diponogoro. 12 (1) : 53-65

Rychard Instya Kurnia Putra. 2015. Kepemimpinan Kepala Desa Dalam

Meningkatkan Partisipasi Di Desa Bahta Kecamatan Bonti Kabupaten

Sanggau. Jurnal Ilmu Pemerintahan Universitas Tanjungpura. 4 (4) : 1- 10

Taryono. 1992. Penataan Ruang Berwawasan Lingkungan Hidup. Jurnal Forum

Geografi. 11 (4) : 81-92

Trisusanti, Lamangida, DKK. 2017. Kepemimpinan Kepala Desa Dalam

Membangun Desa Bandung Rejo Kecamatan Boliyohuto. Jurnal Ilmu

Administrasi Publik. 6 (1) : 69-77

Downloads

Published

2022-09-30