PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PENGRAJIN TENUN IKAT PADA KOMUNITAS RUMAH BETANG DI DESA ENSAID PANJANG KECAMATAN KELAM PERMAI KABUPATEN SINTANG
Abstract
Pemberdayaan perempuan pengrajin tenun ikat di desa Ensaid Panjang merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang dan yayasan kobus Sintang dalam upaya untuk meningkatkan Sumber daya manusia khususnya para pengrajin tenun ikat di Desa Ensaid Panjang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pola pemberdayaan perempuan pengrajin tenun ikat, dampak adanya pemberdayaan perempuan pengrajin tenun ikat, serta faktor pendorong dan penghambat pemberdayaan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa 1). Para pengrajin turut aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dan Yayasan Kobus yaitu penyuluhan, berbagai pelatihan, adanya pendampingan dan menjalin kemitraan dengan Koperasi Jasa Menenun Mandiri (JMM)Â 2). Kondisi ekonomi meningkat dan bertambahnya pengetahuan para pengrajin tenun ikat 3). Faktor pendorong dalam pemberdayaan ini adalah kelonggaran waktu menenun dimalam hari dan pelonggran waktu pantangan saat ada anggota komunitas rumah Betang yang meninggal serta lebih bebas dalam menentukan motif tenun ikat. Sedangkan faktor penghambatnya adalah para pengrajin belum terbiasa menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) serta petugas kurang mampu menjadi penggerak bagi para pengrajin tenun ikat. Program pemberdayaan seharusnya dilakukan secara berkesinambungan, melakukan persiapan yang lebih matang, memberikan fasilitas sesuai kebutuhan dan adanya dukungan dari berbagai pihak yang diharapkan mampu memperbaiki dan memaksimalkan segala kelebihan demi terciptanya kesejahteraan setiap pengrajin tenun ikat.
Kata kunci : Pemberdayaan, Pengrajin tenun ikat, Kesejahteraan
References
Alfitri. 2011. Community Development Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Anwas, OM. 2014. Pemberdayaan Masyarakat Di Era Global. Bandung: Alfabeta.
Baroroh, U. 2002. Fenimisme dan Fenimisme dan Islam, Yogyakarta : Pusat Studi Gender IAIN Walisongo dan Gama Media.
Bungin, Burhan. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
ife, Mansour, 2008, Analisis Gender &Transformasi Sosial, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Florus, Paulus, StepanusDjuweng, John Baruba, Nico Andasaputra. 1994. Kebudayaan Dayak: Aktualisasi dan Transformasi. Jakarta: Grasindo.
Hikmat, Harry. 2013. Strategi Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Humaniora.
Kartiwa, Suwati, 2007, Ragam Kain Tradisional Indonesia Tenun Ikat, Jakarta: Gramedia.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 2019. Profil Perempuan Indonesia 2019. Jakarta : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Kartasasmita,Ginanjar. 1996. Pembangunan untuk Rakyat: Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan. Jakarta: Pustaka Cidesindo.
Mardikanto, Totok dan Soebiato. 2013. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Persfektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Margono. 2007. Metode Penelitian Pendidikan Komponen MKDK. Jakarta: Rineka Cipta.
Maessen, J. 2004. Research inti Dayak oral traditional and history on ikat design. Dintang : Program kerja sama Ford Foundation, Yayasan Kobus, PRCF, Koperasi JMM (tidak diterbitkan).
Maunarti, Yekti, 2004, Identitas Dayak: Komodifikasi dan Politik Kebudayaan, Yogyakarta: LKIS
Mering, Alexander. 2000, “Tenun Ikat Dayak : Ekspresi Kosmologi Manusia Dayakâ€. Makalah.
Muhadjir, Noeng. 2000. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Serasin
Nihin, A, 1994, â€Model Pembangunan yang Sesuai dengan Aspirasi dan Harapan Orang Dayak†dalam Kebudayaan Dayak: Aktualisasi dan Transformasi, (Florus et, al, (ed)), Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Pangabean, R. 2007. Tenun Tradsional Nusantara. Makalah : Disajikan pada pembekalan penulisan tenun. Jakarta : Direktorat Tradisi dan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Pranarka, AMW dan Prijono, Onny.S (Ed), 1996. Pemberdayaan, Konsep, Kebijakan dan Implementasi, Jakarta: CSIS.
Prijono, Tjiptoherijanto, 1997,Migrasi, Urbanisasidan Pasar Kerja di Indonesia, Jakarta: UI Press.
Randy, R. Wrihatnolo dan Riant Nugroho, 2006, Manajemen Pembangunan Indonesia, Jakarta: PT. Gramedia.
Riduwan. 2004. Metode Riset. Jakarta: Rineka Cipta
Rufinus, Albertus, Asriady Alexander, 2001. Bentuk, Fungsi dan aplikasi Mitologi Tenun Ikat Dayak Sintang di Kabupaten Sintang. PRCF, Yayasan Kobus, Yayasan Swadaya Dian Khatulistiwa, The Ford Fondation.
Suharto, Edi. 2014. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Sulistiyani, Ambar T. 2017. Kemitraan dan Model-model Pemberdayaan. Yogyakarta: Gava Media.
Sugiyono. 2012. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.
Sumaryadi, I Nyoman.2005.Perencanaan Pembangunan Daerah Otonom dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Citra Utama.
_______. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Jurnal Online
Afrilia, Lia. 2018 “Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Tenun Songket Di Desa Kampung Panjang Kecamatan Telawi Oleh Dinas Perindustrian Kabupaten Batubara†Jurnal Online., Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Diakses pada hari minggu tanggal 22 November 2020 pukul 21.00 WIB
Christywaty, E. 2011. “Kontinuitas pola pewarisan seni menenun songket di Nagari Pandai Sikek, Tanah Datar†Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya Patanjala.
Lakoni, Zaid, 2009, Pemberdayaan pengrajin rajutan melalui penguatan kelompok swadaya masyarakat (KSM) bagi pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat: kasus pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Binong Kecamatan Batununggal Kota Bandung, InstitutPertanianBogor,diunduh dihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/43882
Khairani, Siti F. 2018. “Pemberdayaan Komunitas Wanita Pengrajin Kain Tenun di Dusun Tradisional Sasak Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengahâ€. Jurnal Online., Universitas Islam Negeri Mataram. Diakses pada hari minggu tanggal 22 November 2020 pukul 20.00 WIB.
Surbakti, Asmyta, 2008, Komodifikasi Budaya Populer dalam Pariwisata, dalam Junal Analisis Pariwisata, Vol. 8, No. 2, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana.
Internet
Adhiningrat, Hidayat.Mengangkat Derajat Perempuan Penenun Indonesia. 2018. Diakses dari https://www.gatra.com/detail/news/337488-Mengangkat-Derajat-Perempuan-Penenun-Indonesia- pada 13 November 2020
Jamilah, Ainun. Tenun Ikat Sintang, Kerajinan Kalimantan Barat yang Hanya Boleh Dikerjakan Kaum Perempuan. 1 November 2020. Di akses dari https://www.goodnewsfromindonesia.id/2020/11/01/tenun-ikat-sintang-tenun-yang-hanya-boleh-dikerjakan-kaum-perempuan pada 13 November 2020.
Anonim. Jumlah Penduduk Perempuan Indonesia pada 2018 Mencapai 131,9 Juta Jiwa. Diakses dari
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/06/08/jumlah-penduduk-perempuan-indonesia-pada-2018-mencapai-1319-juta-jiwa pada 13 November 2020
DOI: http://dx.doi.org/10.26418%2Fsociodev.v12i2.3805
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Wakil Pemimpin Umum
Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Dewan Penyunting Kehormatan
Dr.H,Martoyo, MA, Dr.Herlan, M.Si, Dr.Dedi Kusnadi, M.Si, Drs.Sabran Achyar, M.Si, Prof.Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie, Prof. Dr. A B Tangdililing, M.A., Prof. Dr. Arkanudin, M.Si, Prof. Dr. Redatin Parwadi, M.A, Dr.Lukman Jafar, M.Si, Drs.Sukamto,M.Si, Dr.Hj.Hardilina,M.Si, Dr.H.Mochtaria M.Noh, M.Si, Dr.Ngusmanto (Scopus ID: 57191224744)
Dewan Penyunting (Editorial Board)
Dr.Ira Patriani, Dr.Rusdiono, M.Si, Dra.Kartika Ningtyas, M.Si, Drs.Asmadi, M.Si, Bima Sujendra, M.Si, Dewi Utami, M.Si, Ully Nuzullian, M.Si, Dr.Hasanah, Dr.Ema Rahmaniah, Dr.Sri Maryuni, M.Si, Dr.Nurfitri Nugrahaningsih, M.Si, Dra.Yulianti, M.Si, Dra.Syarmiati, M.Si, Dr.Pardi, M.Si, Dr.Indah Listyaningrum,M.Si, Viza Juliansyah, S.Sos., M.A.
SOCIODEV,  jurnal Mahasiswa S-1 Ilmu Sosiatri Fisip Untan, https://jurmafis.untan.ac.id/index.php/sociodev
Alamat: Kampus FISIP Untan Jl.Prof.Dr.H.Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat, IndonesiaÂ

Â
Â


