PERAN ORANG TUA TERHADAP PERILAKU SEKS PADA REMAJA DI KECAMATAN PUTUSSIBAU UTARA KABUPATEN KAPUAS HULU
Abstract
Lembaga keluarga mempunyai orang-orang yang mengisi dalam keluarga tersebut dengan kata lain mempunyai komposisi-komposisi dalam keluarga, yaitu keluarga batih, keluarga hubungan kerabat sedarah, dan keluarga luas. Adanya ikatan perkawinan dan terdiri dari seorang suami, seorang istri, dan anak-anak mereka yang belum kawin. Para remaja masih kurang memahami perilaku seks, akibatnya banyak banyak remaja yang mengalami putus sekolah dan terjadinya pernikahan usia dini. Selain itu, kurangnya arahan serta pengawasan pada anak,dalam hal ini sudah semestinya setiap orang tua harus melihat perkembangan anaknya. Didalam keluarga orangtua memiliki beberapa fungsi dalam merawat, memelihara serta melindungi anak dalam rangka sosialisasi agar mereka mampu mengendalikan diri dan jiwa sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua terhadap perilaku seks pada remaja, untuk mengetahui nilai-nilai apa saja yang didapat anak dari orang tua, serta bagaimana tindakan anak dalam mengatasi masalah yang terjadi pada diri mereka.Lokasi penelitian ini adalah di Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu, lokasi ini dipilih karena melihat banyaknya sikap orang tua yang masih enggan untuk memberikan penjelasan mengenai perilaku seks serta kurangnya pengawasan dari orang tua dalam pergaulan anak-anaknya dan perilaku seks yang terjadi pada remaja semakin mengkhawatirkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori sistem keluarga (Minuchin), ilmu yang beorientsi untuk mendapatkan penjelasan dari bagaimana sistem keluarga yang dijalankan serta diperankan oleh orang tua dan menjelaskan bagaimana interaksi yang terjadi antara orang tua dan anak dalam mempertahankan sosiokultural dalam kehhidupan keluarga mereka. Persoalan pokok yang hendak dijelaskan oleh teori ini menyangkut persoalan ilmu sosial itu sendiri, yakni bagaimana sistem keluarga dalam berinteraksi antar anggota keluarga. Dari penjelasan teori yang digunakan oleh penulis yaitu teori sistem keluarga fungsi dari sistem keluarga adalah dimana dalam setiap anggota keluarga harus bisa memberikan kepeduliaan serta terjalinnya hubungan interaksi yang kuat, sebagai orang tua harus bisa melakukan hubungan yang baik pada anak-anaknya dengan tujuan agar si anak tidak merasakan diacuhkan oleh orang tuanya, sehingga dengan terjalinnya hubungan yang baik antara orang tua dan anak maka perilaku seks tidak akan terjadi pada seorang anak,serta orang tua mampu memberikan kasih sayang pada anak dan perhatian. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa peran orang tua dalam memdidik anak sangat penting terutama dalam memberikan pendidikan moral dan etika yang baik terhadap anak, serta sebagai orang tua harus lebih memperhatikan setiap perkembangan seorang anak dan memberikan kasih sayang yang penuh pada anak dengan tujuan agar anak tidak merasakan diacuhkan oleh kedua orang tuannya.
Kata Kunci : Peran Orang Tua, Remaja, Perilaku Seks
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat