FUNGSI KERJASAMA PADA KEGIATAN REMOH MASYARAKAT MADURA DI DESA DURIAN KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBURAYA

Authors

  • ITA PUSPITA NIM. E51110054 fisip

Abstract

Kegiatan remoh pada masyarakat Madura merupakan sebagian dari kebudayaan nasional bangsa Indonesia, yang eksistensinya perlu dilestarikan dan dikembangkan agar kegiatan remoh tetap ada dan tidak punah dari bumi Indonesia dan demi memperkaya kebudayaan bangsa Indonesia. Kegiatan remoh menjadi tradisi yang khas dikalangan  masyarakat madura, khususnya di Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Acara tersebut selalu diadakan setiap waktunya berdasarkan kesepakatan dan bepindah-pindah tempat. Namun, kegiatan remoh  tidak hanya masyarakat suku madura  yang menikmatinya, tetapi masyarakat suku bangsa lain, seperti: warga suku Jawa, Dayak, Bugis, Banjar, Melayu dan Tionghoa  juga ikut serta meramaikannya berdasarkan undangan yang mereka terima.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kegiatan remoh pada masyarakat Madura yaitu mengenai dampak kehidupan sosial dalam bermasyarakat. Penelitian ini mengunakan penelitian deskriptif kualitatif yaitu tipe yang memberikan gambaran tentang dampak sosial, pola pelaksanaan kegiatan remoh dan dampak kerja sama antara beragam suku bangsa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan proses wawancara. Interaksi Sosial adalah konsep yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kegiatan remoh masyarakat Madura menjelaskan proses pelaksaan kegiatan remoh, mekanisme informasi, konsep remoh, dampak kerjasama antar beragam suku partisipasi masyarakat dan dampak terhadap lingkungan. Kegiatan remoh dapat menjelaskan budaya masyarakat Madura yang menjadi ciri khas mereka dengan maksud dan tujuan menjadikan budaya sebagai silaturahmi antar suku bangsa yang berada di Desa Durian Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.

 

Kata-kata kunci: Remoh, Kebudayaan, Masyarakat

Downloads

Published

2017-05-31