PERNIKAHAN USIA DINI DI KALANGAN REMAJA (STUDI DI DESA PENJAJAP KECAMATAN PEMANGKAT KABUPATEN SAMBAS)

Authors

  • EVA NURHAYATI NIM. E51110064 fisip

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab serta dampak dari pernikahan dini dikalangan remaja di Desa Penjajap Kecamatan Pemangkat. Penelitian ini mengunakan penelitian perspektif kualitatif yaitu tipe yang memberikan gambaran tentang pengaruh sosial, serta pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan proses wawancara.. Penelitian ini menggunakan teori sosialisasi oleh Edwin H. Sutherland. Teori ini menyebutkan bahwa penyimpangan perilaku adalah hasil dari proses belajar. Ia menanamkan teorinya dengan Asosiasi Diferensial. Adapun kesimpulan menurut teori yang dikemukakan oleh Edwin H. Sutherland bahwa pernikahan usia dini dikalangan remaja terjadi karena adanya penyimpangan yang bersumber dari pergaulan dengan sekelompok orang yang telah menyimpang. Penyimpangan di peroleh melalui alih budaya (cultur transmission). Melalui proses ini, remaja mempelajari subkebudayaan yang menyimpang (deviant subculture). Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa faktor penyebab pernikahan usia dini dikalangan remaja didasari pada aspek pergaulan bebas, hubungan sosial dan peran orangtua, dan juga dipengaruhi oleh aspek lingkungan keluarga. Sedangkan dampak dari pernikahan usia dini dikalangan remaja yaitu pada kesehatan, adapula yang berdampak pada psikis dan kehidupan keluarga remaja khususnya perempuan antara lain dalam perspektif hak, terdapat tiga masalah besar yang dihadapi anak menikah pada usia dini, yang menyangkut hilangnya masa kanak-kanak dan remaja, hilangnya kebebasan personal, dan kurangnya kesempatan untuk mengembangkan diri secara penuh disamping penyangkalan  pada kesejahteraaan  psikososial  dan  emosional.

 

Kata-kata kunci: Pernikahan Dini, Remaja, Lingkungan Sosial

Downloads

Published

2017-06-05