FENOMENA KEBIASAAN MEROKOK DIKALANGAN ANAK USIA SEKOLAH (SMP dan SMA) (DI DESA KERANJI MANCAL KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK)
Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk mendiskripsikan faktor penyebab kebiasaan merokok dikalangan anak usia sekolah di desa Keranji Mancal, penelitian ini dilaksanakan untuk mendiskripsikan bahaya merokok dikalangan anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan teori Alferd Schutz yaitu teori fenomenologi, Alfred Schutz mengemukakan kata fenomenologi berasal dari bahasa yunani yaitu phenomenon yang berarti sesuatu yang tampak, yang terlihat karena berkecakupan. Dalam bahasa Indonesia biasa dipakai istilah gejala. secara istilah, fenomenologi adalah ilmu pengetahuan (logos) tentang apa yang tampak. Dari pengertian tersebut dapat dipahami bahwa fenomenologi adalah ilmu yang berorientasi untuk mendapatkan penjelasan dari realitas yang tampak. Hasil penelitian ini adalah Fenomena kebiasaan merokok dikalangan anak usia sekolah di Desa Keranji Mancal sangat menjadi masalah bagi lingkungan serta keluarga yang berdampak tidak baik bagi keperibadian dan kesehatan tubuh mereka. Anak usia sekolah belum mengetahui apa bahaya dari merokok tersebut. Hasil analisis teori fenomenologi yaitu di Desa Keranji Mancal sudah banyak terdapat anak usia sekolah yang merokok dan itu menjadi masalah baik bagi dirinya sendiri, orang tua dan juga lingkungan . Kebiasaan merokok dilakukan oleh mereka saat berada disekolah dan dirumah, karena faktor bawaan dari orangtua, lingkungan dan meniru teman-teman disekitarnya, mereka menjadi kecanduan untuk melakukan kebiasaan merokok tersebut. Perlu adanya upaya untuk mengurangi kebiasaan merokok tersebut dengan cara perhatian dari orangtua dan mengadakan penyuluhan tentang bahaya merokok bagi kesehatan.
Kata-kata Kunci: Fenomena Kebiasaan Merokok, Anak Usia Sekolah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat