NAIK DANGO DI DESA KAYUARA KECAMATAN MENYUKE KABUPATEN LANDAK DAHULU DAN SEKARANG

Authors

  • HENDRIKUS THOMAS NIM. E1041141017 fisip

Abstract

Penelitian ini bertujuan pertama mendeskripsikan dan menganalisis hal-hal mengenai pergeseran sosial tradisi Naik Dango di Desa Kayuara Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Kedua mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan pergesaran sosial tradisi Naik Dango di Desa Kayuara Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian ini adalah masyarakat Desa Kayuara, tokoh adat dan tokoh agama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan tradisi Naik Dango di Desa Kayuara telah mengalami pergeseran dahulu tata cara berdoanya menggunakan tata cara ritual Nyangahatn pengucapan doanya dalam bentuk mantra-mantra yang memimpin doanya dilakukan oleh Imam Adat atau disebut Panyangahatn  sekarang telah bergeser menggunakan tata cara ibadah yang memimpin doanya dilakukan oleh tokoh agama. Selain itu partisipasi masyarakat Desa Kayuara yang melaksanaan tradisi Naik Dango sudah berkurang. Faktor-faktor yang menyebabkan pergeseran sosial tradisi Naik Dango di Desa Kayuara yaitu: faktor agama masyarakat sudah berpedoman dengan ajaran agamanya. Faktor pendidikan dari pendidikan masyarakat memiliki keterlampilan, dari segi mata pencarian masyarakat sudah beragam, kemudian faktor ekonomi dalam melaksanakan tradisi Naik Dango memerlukan biaya cukup mahal dan faktor modernisasi pada sistem pertanian masyarakat.

 

Kata Kunci: Pergeseran Sosial, Tradisi, Naik Dango

Published

2018-06-29