PERILAKU HOMOSEKSUAL (GAY) DALAM MENCARI PASANGAN SEKS DI KECAMATAN PONTIANAK SELATAN KOTA PONTIANAK

Authors

  • M E L I NIM. E1041131075 fisip

Abstract

Penelitian tentang perilaku homoseksual dalam mencari pasangan seks di kecamatan pontianak selatan kota pontianak ini dilatar belakangi oleh semakin terlihatnya kaum homoseksual dalam mencari pasangan seksnya serta melihat pandangan masyrakat yang mana sebagian dari masyarakat tersebut memiliki persepsi yang berbeda-beda terhadap perilaku dan bagaimana homoseksual mencari pasangan seksnya. Jalan hidup sebagai homoseksual tersebut.Penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme Simbolik oleh Ian Craib. Sumber data sekunder berasal dari dokumentasi dan kepustakaan melalui buku, media cetak dan internet. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber, sedangkan untuk menganalisis data yang telah terkumpul yaitu dengan teknik analisis data dengan pedoman analisis interaktif Miles dan Huberman dengan empat tahap yaitu pengumumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian terhadap para homoseksual ini pun diperlukan pendekatan personal sehingga informasi yang didapatkan bersifat akurat.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) alasan memilih jalan hidup sebagai homoseksual diantaranya adalah kebutuhan seksual yang mana dirasakan oleh kaum homoseksual atau gay hanya bisa tertarik dengan sesame laki-laki saja, trauma percintaan dengan lawan jenis yang dirasakakn cukup dalam oleh laki-laki sehingga memilih pasangan yang sejenis dengan harapan rasa sakitnya tidak terulang dan pengalaman seks yang kurang menyenangkan (sodomi) mengakibatkan trauma berkepanjangan yang akhirnya menjadikan apa yang telah dialaminya sebagai pengalaman seks da berlanjut sampai dengan waktu yang lama. 2) pada dasarnya semua narasumber (masyarakat umum) berasumsi sama bahwa  homoseksual merupakan individu dengan orientasi seks yang tidak wajar. Sikap yang ditunjukan terhadap kaum homoseksual berbeda-beda, ada yang menerima keberadaannya dan bahkan ada yang sama sekali tidak bisa menerima akan keberadaan kaum homoseksual sehingga kerap mendapatkan cibiran dan cemooh dari masyarakat.

 

Kata-kata Kunci: Homoseksual (gay), Masyarakat dan Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak

Published

2018-09-05