HUBUNGAN PATRON-KLIEN PEMILIK MODAL DAN NELAYAN TRADISIONAL DI DESA SUKA BARU KECAMATAN BENUA KAYONG KAHUPATEN KETAPANG

Authors

  • MARDIANTI NIM. EI041141065 fisip

Abstract

Tujuan  penelitian  ini    mengungkapkan  hubungan  patron-klien  pemilik modal  dan nelayan tradisional.  Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Suka Bam  dengan alasan fenomena sosial dan masalah sosial di desa ini menarik untuk diteliti. Jenis penelitian ini  menggunakan   metode   penelitian  kualitatif,   adapun   subjek  penelitian   nelayan tradisional  dan  pemilik modal,  sedangkan  teori  yang  digunakan  Teori  Patron-KIien Legg  terdapat tiga  faktor  tata  hubungan  patron-klien  umumunya  berkaitan  dengan pertama  hubungan  antara  pelaku  yang  menguasai  sumber  daya  tidak sarna, kedua hubungan  yang bersifat  khusus yang mernpakan hubungan  pribadi yang mengandung keakraban  dan  ketiga  hubungan  yang  di  dasarkan atas  asas  saling  mengunttmgkan. Teknik   pengumpulan   data   yaitu  observasi,   wawancara,   dan   alat   doktunentasi. Pengarnatan dilapangan dengan observasi dan dokumentasi memberikan gambaran bagaimana  aktivitas masyarakat  nelayan  dan juragan.  Setelah  data  di  peroleh,  data tersebut di  analisi  dengan  cara  Teknik  Analisis  Domain  (Domain Analysis)  dengan menganalis  gambaran-gambaran  objek  penelitian  secara  umum,  namun relatif  utuh tentang  objek  penelitian.  Kesimpulan  penelitian   ini  adalah hubungan  patron-klien pemilik modal dan nelayan tradisional di Desa Suka Bam berjalan karena ada hubungan kekeluargaan,  persahabatan,  hubungan kerja, dah sistem pembagian kerja yang masih rendah. Hubungan patron-klien ini terdapat dampak yang di alami baik bagi si nelayan dan para pemilik modal. Kendala yang dihadapi nelayan saat melakukan aktivitasnya,

 

Kata-kata Kunci: Patron-Klien, Hubungan, Nelayan Tradisional

Published

2018-12-03