DAMPAK PENYALAHGUNAAN MINUMAN KERAS (ALKOHOL) DI KALANGAN REMAJA (STUDI KASUS DESA SUKA GERUNDI KECAMATAN PARINDU KABUPATEN SANGGAU)

Authors

  • DAVID STEVAN SIAHAAN NIM. E1042141011 fisip

Abstract

Penulisan skirpsi ini dimaksudkan untuk memberi pemahaman dampak penyalahgunaan minuman keras (alkohol) dikalangan remaja Desa Suka Gerundi serta takaran mengkonsumsi minuman keras (alkohol) yang dipercayai oleh masyarakat Desa Suka Gerundi. Penulisan penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif yang memandang data sebagai produk dari proses memberi interpretasi nilai. Lokasi penelitian di Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau. Masyarakat yang diteliti merupakan masyarakat yang merasa resah dan terganggu dengan penyalahgunaan minuman keras (alkohol) yang dilakukan oleh remaja berjumlah 6 orang dengan usia remaja sekitar 14-24 tahun remaja. Teori Perilaku Sosial BF. Skinner mengatakan bahwa perilaku adalah reaksi seseorang terhadap stimulus (rangsangan dari luar) menurutnya bahwa perilaku manusia berhubungan dengan lingkungan sehingga akan memberikan dampak baik itu disadari oleh faktor ataupun tidak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dampak penyalahgunaan minuman keras (alkohol) dikalangan remaja Desa Suka Gerundi terdiri atas dampak psikis; tidak dapat mengambil keputusan yang oleh para remaja, ketergantungan (adiksi), halusinasi. Dampak fisik; kecelakaan yang mengakibatkan luka, tangan gemetar bila tidak mengkonsumi minuman keras (alkohol), lebih banyak bicara pada saat mabuk. Dampak lingkungan sosial; tindakan kriminal seperti pencurian, perkelahian, keributan (karaoke) dan berkendara secara ugal-ugalan.

 

Kata Kunci : Dampak, Penyalahgunaan, Faktor, Remaja, Minuman Keras.

Published

2019-01-28