KEBERADAAN GAJAHMADA (GM) COFFE STREET BAGI BERBAGAI KOMUNITAS DI KOTA PONTIANAK
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi karena aktivitas nongkrong di warung kopi atau biasa disebut ngopi sudah bukan hal asing lagi bagi semua orang, pada dewasa ini ngopi bukan lagi milik para orangtua dan laki-laki saja tetapi sudah milik semua golongan. Aktivitas ngopi di warung kopi dapat menghasilkan jenis komunitas yang berbeda dengan segala kepentingannya. Minum kopi bukan hanya menjadi sekedar aktivitas meminum tetapi juga aktivitas motif dibalik tindakan seseorang datang ke suatu tempat. Bagaimana pun kopi menciptakan kelasnya sendiri yang berdampak pada peminumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara memberi pertanyaan atau wawancara secara mendalam, pengamatan dilapangan secara langsung ataupun tidak langsung dan dokumentasi bagaimana interaksi dan perubahan apa saja yang dialami oleh para penikmat kopi tersebut. Setelah data diperoleh, data tersebut dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan kesimpulan data. Penelitian ini menggunakan teori Perubahan Sosial oleh Selo Soemardjan yang beranggapan bahwa perubahan sosial meliputi segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap dan pola perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1). Warung kopi berevolusi menjadi tempat melakukan berbagai hal: tempat bersosialisasi, tempat bertemu, bertukar pikiran dan bercengkrama dengan teman, berbisnis, mencari informasi. 2). Manfaat yang diperoleh para penikmat kopi : gaya hidup, tempat mengerjakan tugas selain dirumah, tempat rapat, bermain musik, tempat bersantai atau nongkrong yang nyaman dengan harga yang cukup terjangkau. Hal ini senada dengan teori Perubahan Sosial yang mana penikmat kopi masih berada pada tahap Evolusi, yaitu perubahan tersebut terjadi karena usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keadaan dan kondisi baru yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat.
Kata Kunci : Interaksi sosial, penikmat kopi, Gajahmada Coffee Street.Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat