PERILAKU SOSIAL SISWA PASCA PENERAPAN PERATURAN SEKOLAH 5 HARI DI SMK NEGERI 5 PONTIANAK
Abstract
Penulisan Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk perilaku sosial siswa pasca penerapan peraturan sekolah 5 hari di SMK Negeri 5 Pontianak. Penelitian ini dikaji lebih dalam berkaitan dengan perubahan sistem waktu belajar mengajar, sehingga memicu berubahya perilaku sosial siswa di sekolah maupun di rumah. Terkait dengan perilaku sosial siswa secara akademik, telah terjadinya perubahan terhadap minat dan gaya belajar setelah peraturan sekolah 5 hari, yang disebabkan oleh waktu (pagi, siang, sore), metode guru mengajar, sarana dan prasarana, panjangnya jadwal pelajaran, serta metode belajar peserta didik di rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang dianalisis secara deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu, dengan menggunakan telaah pustaka, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, perilaku sosial siswa SMK Negeri 5 sangat beragam, dalam menyikapi peraturan sekolah 5 hari. Sebagian siswa mengaku bisa menyesuaikan dengan peraturan tersebut, beberapa yang lain tidak. Seiring berjalannya waktu, sedikit demi sedikit siswa mulai merasa nyaman dengan peraturan sekolah 5 hari. Siswa belum bisa mengatur penggunaan waktu antara belajar, istirahat dan kegiatan sosial. Sebagian besar siswa cenderung hanya beraktivitas di rumah, sehingga porsi interaksi sosial dengan lingkungan sekitar tempat tinggal cenderung terkurangi. Meningkatnya pengetahuan dan keahlian siswa dalam praktek kejuruan. Teori yang digunakan yaitu teori peranan menurut Glen Elder, Robert Linton, dan Soerjono Soekanto, mengarah kepada harapan untuk menuntun individu berperilaku dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan kategori usia. Adapun bentuk-bentuk perilaku sosial dilandasi oleh peranan siswa dalam statusnya sebagai peserta didik terhadap, peraturan, guru, sesama siswa, orang tua, teman sebaya, dan masyarakat. Saran untuk penelitian ini adalah sebaiknya untuk pihak sekolah lebih meningkatkan fasilitas agar dapat digunakan secara maksimal, metode mengajar guru harus berubah yang menyesuaikan dengan waktu belajar, guna untuk meningkatkan minat siswa, serta peserta didik harus pandai memanfaatkan waktu, dan mengubah cara belajar yang kreatif dan inovatif.
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat