PERANAN UPRS (UNIT PELAYANAN REHABILITASI SOSIAL) DALAM MENANGANI PENDERITA GANGGUAN JIWA DI KOTA PONTIANAK

Authors

  • THIODORUS HERLY KRISSANDY NIM. E1042141013

Abstract

Penulisan Skripsi ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman terkait pelayanan sosial yang di tujukan kepada penderita gangguan jiwa di Kota Pontianak. UPRS (Unit Pelayanan Rehabilitasi sosial) dibangun sebagai lembaga berbentuk panti  yang  di dirikan oleh Dinas Sosial Kota Pontianak agar penderita gangguan jiwa  terlantar dapat diberikan tempat serta diberikan perawatan. Bentuk-bentuk pelayanan yang kurang efektif untuk mambantu penderita gangguan jiwa sebagai permasalahan skripsi ini. Tujuan dari penelitian ini adalahmenjelaskan tugas pokok dan fungsi UPRS (Unit Pelayanan Rehabilitasi Sosial) serta menganalisis bentuk-bentuk kegiatan pelayanan yang telah dilakukan UPRS kepada penderita gangguan jiwa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini terfokus dari teori struktural fungsional Talcott Parsons yang digunakan sebagai alat analisis penelitian memiliki 4 fungsi yaitu adaptasi, pencapaian, integrasi, dan pemeliharaan pola. Fungsi Adaptasi menjadi tantangan bagi pengurus agar sebisa mungkin memenuhi kebutuhan penderita dengan fasilitas yang harus dikembangkan. Fungsi pencapaian yang dilakukan UPRS sejauh ini terhadap penderita dengan memnuhi kebutuhan penderita dan mengembalikan penderita ke tempat asalnya. Fungsi integrasi yang mengatur hubungan antara UPRS dengan rumah sakit jiwa sebagai mitra penunjang yang bertugas. Yang terakhir fungsi pemelihaaraan pola yaitu dengan adanya rehabilitasi, jaminana, dan pemeliharaan  dapat memperbaiki motivasi penderita di panti, tetapi belum adanya rehabilitasi di panti masih menjadi permasalahan utama di penelitian ini.

Kata Kunci: Pelayanan Sosial, Penderita Gangguan Jiwa, Rehabilitasi Sosial, Panti

Published

2019-05-17