NONGKRONG DI CAFE SEBAGAI GAYA HIDUP MAHASISWA (Studi Kasus Di Cafe Kedai Ayani)

Desi Rahmayani, Rupita Rupita, ibu Yulianti

Abstract


Desi Rahmayani: E1042171057. Nongkrong di Cafe Sebagai Gaya Hidup Mahasiswa (Studi kasus Di Cafe Kedai Ayani) Skripsi, Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Tanjungpura 2022. Dibawah bimbingan Pembimbing I Dr. Rupita, M. Kes dan Pembimbing II Yulianti, S.H., M.Si.

 

Kafe-kafe di Kota Pontianak yang telah banyak dialihfungsikan menjadi ruko menjadi contoh tempat nongkrong yang memakan banyak tempat. Di Kota Pontianak, mayoritas keramaian universitas adalah mahasiswa, terutama di kafe-kafe. Siswa yang masih produktif seringkali menjalani kehidupan yang sering mengunjungi kafe. Bahkan di kafe, aktivitas ini bisa dilakukan hampir di mana saja. Jalan-jalan merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan mahasiswa di waktu senggang sepulang dari perkuliahan. Sarana dan prasarana, termasuk kafetaria dan layanan pada umumnya, diperlukan agar siswa dapat menikmati kegiatan ini. Pertanyaan yang diajukan berkisar pada efek dan kebiasaan siswa yang sering mengunjungi kafe. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan fenomenologi. Pada sumber data yang dikumpulkan, data sekunder mendukung data primer. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan metode analisis interaktif digunakan untuk menganalisisnya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa siswa menjalani gaya hidup kafetaria. Siswa dapat bersantai, menyelesaikan tugas, membaca buku, bercakap-cakap dengan teman, pergi ke pertemuan, bermain kartu, atau mendengarkan musik sambil jalan-jalan. Karena rutinitas hangout mereka di malam hari, para siswa tampak mengantuk di pagi hari. Kafe adalah tempat para siswa berkumpul selama tiga hingga dua belas jam setiap hari. Siswa senang pergi ke kafe untuk bertemu dan berbicara dengan teman-teman mereka. Mahasiswa yang suka nongkrong di kafe dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Niat dan pengalaman dan persepsi adalah dua contoh faktor batin. Faktor eksternal meliputi Kelas sosial dan kelompok referensi seseorang adalah contoh dari faktor eksternal dan cara hidup mereka yang tinggal di rumah dan biasanya nongkrong di warung.

     

Kata Kunci: Gaya Hidup, Nongkrong, Mahasiswa, Kafe


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Pemimpin Umum/Penanggung Jawab

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura

Wakil Pemimpin Umum

Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura

Dewan Penyunting Kehormatan

Dr.H,Martoyo, MA, Dr.Herlan, M.Si, Dr.Dedi Kusnadi, M.Si, Drs.Sabran Achyar, M.Si, Prof.Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie, Prof. Dr. A B Tangdililing, M.A., Prof. Dr. Arkanudin, M.Si, Prof. Dr. Redatin Parwadi, M.A, Dr.Lukman Jafar, M.Si, Drs.Sukamto,M.Si, Dr.Hj.Hardilina,M.Si, Dr.H.Mochtaria M.Noh, M.Si, Dr.Ngusmanto (Scopus ID: 57191224744)

Dewan Penyunting (Editorial Board)

Dr.Ira Patriani, Dr.Rusdiono, M.Si, Dra.Kartika Ningtyas, M.Si, Drs.Asmadi, M.Si, Bima Sujendra, M.Si, Dewi Utami, M.Si, Ully Nuzullian, M.Si, Dr.Hasanah, Dr.Ema Rahmaniah, Dr.Sri Maryuni, M.Si, Dr.Nurfitri Nugrahaningsih, M.Si, Dra.Yulianti, M.Si, Dra.Syarmiati, M.Si, Dr.Pardi, M.Si, Dr.Indah Listyaningrum,M.Si, Viza Juliansyah, S.Sos., M.A.

SOCIOLOGIQUE, jurnal Mahasiswa S-1 Sosiologi Fisip Untan, https://jurmafis.untan.ac.id/index.php/sociologique/

Alamat: Kampus FISIP Untan Jl.Prof.Dr.H.Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia 

ISSN: 2442-5273

SK LIPI no. 0005.329/JI.3.2/SK.ISSN/2015.02

 

Â