FENOMENA REMAJA BERPROFESI SEBAGAI PEDAGANG ASONGAN DI PELABUHAN SUKA BANGUN KECAMATAN DELTA PAWAN KABUPATEN KETAPANG
Abstract
Pedagang asongan merupakan salah satu alternatif pekerjaan di sektor informal. Pekerjaan ini tidak membutuhkan modal besar serta keterampilan khusus dan pendidikan yang tinggi. Sehingga usaha ini tergolong mudah serta dapat memberikan lapangan pekerjan bagi setiap orang terlebih bagi remaja miskin yang tidak mempunyai pendidikan cukup tinggi sehingga dapat memberikan mereka pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mendorong mereka bekerja sebagai pedagang asongan dan dampak yang ditimbulkan ketika remaja memilih bekerja sebagai pedagang asongan. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menekankan pada aspek kedalaman informasi yang diperoleh melalui wawancara, didukung pula oleh observasi dan dokumentasi di lapangan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor pendorong remaja memilih bekerja sebagai pedagang asongan adalah tidak ada pekerjaan lain lagi sehingga pedagang asongan menjadi alternatif pekerjaan remaja-remaja. Mempertahankan kelangsungan hidup merupakan hajat orang banyak demi memenuhi kebutuhan seperti sandang, pangan dan papan. Tetapi karena kemiskinan, tentunya berimpilkasi pada ekonomi keluarga yang cendrung lemah sehingga memaksa remaja tersebut untuk membantu ekonomi keluarga agar dapat meningkatkan taraf kehidupan yang layak bagi keluarganya. Menambah penghasilan keluarga merupakan faktor pendorong selanjutnya, tentunya dengan jumlah tanggungan rumah tangga yang berada pada keluarga mereka yang harus dipenuhi kebutuhannya, remaja ini iku tmembantu apa yang mereka bisa bantu dengan menjadi pedagang asongan dan mereka sadar dengan penghasilan yang hanya bertumpu pada orang tua sebagai pencari nafkah tidak akan mencukupi kebutuhan keluarga sehingga memaksa remaja ini ikut membantu mencari pengahsilan tambahan. Remaja-remaja ini sangat menyukai tipe pekerja lepas (Freelance), Modal yang terbilang kecil sehingga dengan mudah mereka memasuki usaha ini.
Kata-kata Kunci: Remaja Pedagang Asongan, Faktor Pendorong, Dampak Sosial Ekonomi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat