PERGESERAN NILAI BUDAYA ATAS PEMANFAATAN LAHAN ADAT DI KECAMATAN AMBALAU, KABUPATEN SINTANG
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penyebab terjadinya pergeseran pemanfaatan lahan adat, serta medeskripsikan dampak atas terjadinya pergeseran pemanfaatan lahan adat di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, ditinjau dari teori perubahan sosial (Talcott parson), teori evolusi kebudayaan (Tylor) dan teori ekonomi sosiologi (Damsar). Penelitian ini menggunakan model kualitatif dengan metode deskriptif, adapun subjek penelitian ini adalah masyarakat yang menjual lahan, tumenggung atau kepala adat, aparatur desa dan aparatur kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran pemanfaatan lahan adat dipengaruhi oleh beragam faktor diantaranya desakan kondisi sosial ekonomi, harapan akan adanya lapangan pekerjaan serta iming-iming adanya kedudukan yang strategis dalam pekerjaan. Hal ini dipengaruhi karena sebagian besar masyarakat Kecamatan Ambalau bermata pencaharian sebagai petani lading berpindah, sehingga penghasilan masyarakat dirasakan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Adanya perubahan-perubahan yang diharapkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya sehingga terjadinya penjualan lahan adat. Lahanadat yang awalnya hanya dimanfaatkan secara tradisional seperti sebagai tempat berladang, membangun pemukiman, berburu dan meramu bergeser pemanfaatannya menjadi areal bisnis seperti perkebunan kelapa sawit, pertambangan emas ilegal, danperusahaan kayu. Pergeseran Pemanfaatan lahan adat ini menimbulkan perubahan yang berdampak secara positif dan negatif, positifnya harapan akan adanyalapanganpekerjaan terwujud,perubahanekonomimenjadilebihbaik sedangkan negatifnya kekecewaan dan penyesalan, kekurangan lahan pertanian, kerusakan alam dan lingkungan.
Kata-kata Kunci: Pergeseran pemanfaatan lahan adat, Pengaruh, Perubahan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat