UPAYA TURKMENISTAN DALAM MENGATASI NARCOTERRORISM DI PERBATASAN TURKMENISTAN-AFGHANISTAN TAHUN 2007-2018
Abstract
Tulisan ini membahas mengenai bagaimana upaya Turkmenistan dalam mengatasi Narcoterrorism yang dilakukan oleh kelompok teroris yang ada di Afghanistan. Dimana kelompok teroris ini menjadikan perdangan obat-obatan terlarang menjadi sumber pendanaan bagi kelompok mereka. kedekatan geografis kedua negara ini membuat Turkmenistan menjadi negara sasaran Afghanistan untuk melakukan penyelundupan obat-obatan terlarang melalui jalur perbatasan antar kedua negara. Hal ini tentunya juga berdampak pada tingkat penggunaan obat-obatan terlarang di Turkmenistan menjadi semakin meningkat. Pada tahun 2007 Turkmenistan menjadi salah satu negara di kawasan Asia Tengah dengan jumlah kasus penyitaan opium tertinggi hingga mencapai 37%. Jalur perbatasan Turkmenistan merupakan jalur utama penyelundupan opium dan obat-obatan terlarang lainnya menuju ke Rusia, dan Eropa. Sehingga hal ini menjadikan Turkmenistan harus lebih memperketat jalur perbatasan antar negaranya dengan Afghanistan. Upaya yang dilakukan oleh Turkmenistan dapat dilihat menggunakan tiga aspek yang terdapat dalam teori Realisme diantaranya, statism dengan membagun jalinan kerjasama antar negara, survival memperkuat ketahanan dalam negeri, dan self help mengoptimalkan peran pemerintah untuk mencegah masuknya penyelundupan opium dan penggunaan obat-obatan terlarang terhadap warga negaranya. Sehingga menurut United Nation On Drugs and Crime dari The Russian Federation pada tahun 2015 kasus penyitaan opium dan obat-obatan terlarang lainnya telah mengalami penurunan. Kondisi ini terus berlanjut hingga keadaan Turkmenistan semakin kondusif dari penyelundupan pada tahun 2018. Dan menurut Overseas Advitory Service menyatakan bahwa tingkat kejahatan terorisme di Turkmenistan tidak berada pada titik tertinggi. Sehingga upaya yang dilakukan oleh Turkmenistan dalam mengatasi nercoterrorism telah cukup efektif.
Â
 Kata kunci: Upaya, Turkmensitan, Afghanistan, Narcoterrorism¸ Obat-obatan terlarang, Opium, Realisme, Statism, Survival, Self Help
References
Ashari, Khasan. 2015. “Kamus Hubungan Internasionalâ€. Nuansa Cendekia. Bandung.
Baylis, John., dan Patricia Owens., Steve Smith. 1997. “The Globalization Of World Politicsâ€. Oxford University Press. Inggris
Buzan, Barry. 2016. “People, State, and Fear An Agenda For International Security Studies In The Post-Cold War Eraâ€. ECPR Press. Europe.
Forest, James J.F.. 2007. “Countering Terrorism and insurgency in the 21st Century: International Persfectiveâ€. PRAEGER SECURITY INTERNATIONAL, U.S. America.
Haken, Jeremy. 2011. “Transnational Crime In The Developing Worldâ€. Global Financial Integrity. United State.
Jackson, Robert., dan Georg Sorensen. 2013. “Pengantar Studi Hubungan Internasional: Teori dan Pendekatanâ€. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Karpowicz, W. Julian Korab. 2017. “Political Realism in International Relaitonsâ€. The Metaphysics Research Lab. Stanford.
Miles, Matthew B., dan A. Huberman., Johnny Saldana. 2013. “Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook Edition 3â€. SAGE. Arizona.
Newton, Kenneth., dan Jan W.Van Deth. 2016. “Perbandingan Sistem Politikâ€. Nusamedia. Bandung.
Priyono. 2016. “Metode Penelitian Kuantitatifâ€. Zifatama Publishing. Taman Sidoarjo. Surabaya.
Smit, Christian Reus., dan Dungal Snidal. 2008. “The Oxford Handbook Of International Relationsâ€. Oxford University Press. New York.
Sugiyono. 2015. “Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D)â€. ALFABETA. Bandung.
Suyitno. 2018. “Metode Penelitian Kualitatif: Konsep, Prinsis, dan Operasionalnyaâ€. Akademia Pustaka. Tulungagung. Surabaya.
Jurnal
Baldwin, David A., “The Concept Of Security, Review Of International Studiesâ€. 23(1):5-26.
Bjornehed, Emma. “Narcoterrorism: The Merger Of The War On Drugs and The War On The Terrorâ€. 6 (3):3-8.
D’souza Mariet, Shantie. “Taliban The Rebels Who Aspire to be Rulesâ€. Tahun 2018. 3 (1):20-40.
Dr. Faiasl Javaid. “American Relation With Turkmenistan After War On Terrorismâ€. Tahun 2017. 1 (1).
Feinberg, Myriam. “International Counterterrorism-National Security and Human Rights: Conflict of Norms or Checks and Balancesâ€. 19 (4):389-407.
Lavina, Dicka. E., “Peran Taliban Dalam Produksi Opium di Afghanistan Tahun 2007-2011â€. 2 (2):4
Skripsi
Bua, Yusdam Arrang. 2012. “Implementasi Kebijakan Counternarcotics Sebagai Instrumen War On Terror Oleh Amerika Serikat Di Afghanistan Pada Masa Pemerintahan George W. Bush (2001-2008)â€. Skripsi Universitas Indonesia, Depok.
Setiana, Ines. 2017. “Perdagangan Opium dan Narcoterrorism Di Afghanistan (Studi Kasus Narcoterrorism Oleh Taliban Tahun 2007-2010)â€..
Skripsi.Universitas Diponegoro, Semarang
Website
Amber Pariona. 2018. “Which Countries Border Afghanistanâ€. Diakases dari https://www.worldatlas.com/articles/what-countries-border-afghanistan.html. Pada 2 Februari 2019. Pukul 14.22.
Central Asia Drug Action Program. 2013. “CADAP Membershipâ€. Diakses dari http://cadap-eu.org/, Diakses pada 26 Maret 2019. Pukul 10.46.
Turkmenbashi City. 2003 . “The Law Of Turkmenistan On The Fight Against Terrorism†diakses dari http://www.legislationline.org/documents/action/popup/id/7029. Pada 18 Januari 2021, Pukul 14.36.
United Nations On Drugs and Crime. 2007. “Afghanistan Opium Survey†Diakses dari https://www.unodc.org/documents/crop.../Afghanistan-Opium-Survey-2007.pdf, Pada 3 Mei 2019, Pukul 19.46.
United Nation On Drugs and Crime. 2008. “Compendium Drugs Related Statistics†diakses dari
https://www.unodc.org/images/uzbekistan/pubs/Compendium08_final.pdf, pada 20 April 2021, Pukul 17.28.
United Nation On Drugs and Crime. 2012. “Misuse of Licit Trade For Opiate Trafficking In Western and Central Asia†Diakses dari https://www.unodc.org/documents/islamicrepublicofiran/Misuse_of_licit_trade_for_opiate_trafficking_in_Western_and_Central_Asia-_A_Threat_Assessment-Oct._2012.pdf, Pada 5 Oktober 2019, Pukul 18.24.
United Nation On Drugs and Crime. 2012. “Opiate Flows Through Northern Afghanistan and Central Asia†diakses dari https://www.unodc.org/documents/data-and-analysis/Studies/Afghanistan_northern_route_2012_web.pdf, Pada 11 November 2020, Pukul 10.35.
US Departement of State. 2015. “Turkmenistanâ€. Diakses dari https://www.state.gov/j/inl/rls/nrcrpt/2015/vol1/239022.htm. Pada 24 Maret 2019. Pukul 18.09.
United State Institute Of Peace. 2009. “How Opium Profit The Talibanâ€. Diakses dari https://www.usip.org/sites/default/files/resources/taliban_opium_1.pdf. Pada 28 Agustus 2020. Pukul 11.35
Artikel
European Union External Action Servic, diakses dari
https://eeas.europa.eu/headquarters/headquarters-Homepage/72183/european-union-supports-counter-narcotics-policy-turkmenistan_sq. Pada 15 Desember 2020. Pukul 11.54.
Sandra Patersmann, DW. Diakses dari https://www.dw.com/id/penanaman-opium-meningkat-di-afghanistan/a-16397490. Pada 22 November 2020. Pukul 1.39
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Wakil Pemimpin Umum
Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Dewan Penyunting Kehormatan
Dr.H,Martoyo, MA, Dr.Herlan, M.Si, Dr.Dedi Kusnadi, M.Si, Drs.Sabran Achyar, M.Si, Prof.Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie, Prof. Dr. A B Tangdililing, M.A., Prof. Dr. Arkanudin, M.Si, Prof. Dr. Redatin Parwadi, M.A, Dr.Lukman Jafar, M.Si, Drs.Sukamto,M.Si, Dr.Hj.Hardilina,M.Si, Dr.H.Mochtaria M.Noh, M.Si, Dr.Ngusmanto (Scopus ID: 57191224744)
Dewan Penyunting (Editorial Board)
Dr.Ira Patriani, Dr.Rusdiono, M.Si, Dra.Kartika Ningtyas, M.Si, Drs.Asmadi, M.Si, Bima Sujendra, M.Si, Dewi Utami, M.Si, Ully Nuzullian, M.Si, Dr.Hasanah, Dr.Ema Rahmaniah, Dr.Sri Maryuni, M.Si, Dr.Nurfitri Nugrahaningsih, M.Si, Dra.Yulianti, M.Si, Dra.Syarmiati, M.Si, Dr.Pardi, M.Si, Dr.Indah Listyaningrum,M.Si, Viza Juliansyah, S.Sos., M.A.

