PERAN WORLD WIDE FUND FOR NATURE DALAM UPAYA KONSERVASI ORANGUTAN DI KALIMANTAN BARAT (STUDI KASUS: KABUPATEN KAPUAS HULU)
Abstract
Di Indonesia hewan-hewan yang terancam punah semakin banyak. Perubahan iklim maupun cuaca merupakan faktor utama yang menjadikan orang utan terancam punah, perambahan hutan menjadi perkebunan dan industri, hewan pemangsa dan juga akibat perburuan yang dilakukan manusia. Salah satu spesies yang terancam punah itu sendiri ialah orangutan Kalimantan yang merupakan salah satu fauna ikonik dari Kalimantan itu sendiri. Jumlah populasi orangutan dilansir dari Kompas.com hanya tersisa 20.330 ekor yang masih tersisa di hutan Kalimantan Barat. Pada tahun 2019 PO Manager Protected Areas and Community Conversed Area (CCA) WWF Indonesia, Albertus Tiju mengatakan, menurunnya populasi orangutan tidak terlepas dari beralih fungsinya hutan menjadi lahan perkebunan, kebakaran hutan dan penebangan liar serta perburuan. Melihat dari banyaknya perburuan dan hal-hal lainnya yang menjadi ancaman bagi flora dan fauna di berbagai dunia terutama kepada orangutan di Kapuas Hulu, WWF sebagai NGO atau organisasi non pemerintah yang dijalankan melalui Yayasan WWF Indonesia yang merupakan badan hukum yang resmi di Indonesia prihatin terhadap keberlangsungan flora dan fauna yang mengalami ancaman kepunahan, adapun salah satu program dari WWF Indonesia ialah program konservasi orangutan Kalimantan di wilayah Kalimantan Barat khususnya wilayah Kapuas Hulu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data di dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan di dalam penelitian ini berupa seperti kamera, dan handphone serta alat tulis. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan oleh WWF antara lain adalah dengan bekerjasama dengan masyarakat, pemerintah Kapuas Hulu dan masyarakat antara lain memperbaiki fungsi hutan daerah konservasi yang telah rusak dengan cara melakukan penghijauan kembali, menanam tanaman yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat setempat agar masyarakat bisa ikut sama-sama menjaga hutan dan di mana tanaman tersebut juga bisa menjadi pakan bagi orangutan serta mengajarkan masyarakat tentang manfaat dari orangutan bagi hutan dan nilai wisata dari adanya orangutan bagi daerah konservasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat setempat untuk menghasilkan uang. Saran penulis di dalam penelitian ini agar WWF, beserta masyarakat dan pemerintah dapat saling bekerja sama untuk menjaga orangutan.
Kata Kunci: Orangutan, WWF, Peran, Upaya, Konservasi.
References
Archer, Clive. 1983. International Organizations. London: Allen & Unwin Ltd.
Bakry Suryadi Umar. 2017. Dasar-Dasar Hubungan Internasional Edisi Pertama. Jakarta: Prenamedia Group
Bennet,Alvin LeRoy. 2002. International Organizations: Principles and Issues. New Jersey: Prentice Hall.
Esterberg, Kristin. 2002. Qualitative Methods in Social Research. New York: Mc Graw Hill
Handiwinata, Bob Sugeng. 2018. Studi dan Teori Hubungan Internasional: Arus Utama, Alternatif, dan Reflektivis. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Hennnida, Citra. 2015. Rezim dan Organisasi Internasional. Jawa Timur: Intrans Publishing
Jackson, Robert & Georg Sorensen. 2014. Pengantar Studi Hubungan Internasional Teori dan Pendekatan Edisi Kelima. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Lawry, Lynn. 2009. Guide to Non-Govermental Orgaization for the Military, USA: CDHAM. Lewis, David. 2014. Non-Govermental Organization: Development and Management. London: Routlegde
Mingst, Karen A. 2004. Essentials of International Relations. O’Neill Kate, 2009. The Environment and International Relations. Cambridge:University Press. Diakses melalui https://book s.google .co.id/books?id=CkwjUVVMwrcC&pg= PA24&source=gbs_toc_r&cad=4#v= onepage&q&f=false. Pada tanggal 20 Juli 2020
Rudy, Teuku May. 2005. Administrasi dan Organisasi Internasional Edisi Kedua. Bandung: PT Refika Aditam Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantatif, Kualititatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Cetakan ke-26
Tunggal, Aprilia Restuning. 2013. Ilmu Hubungan Internasional Politik, Ekonomi, Keamanan, dan Isu Global Kontemporer Edisis Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu
Warkentin, Craig. 2001. Reshaping world politics: NGOs, the Internet, and global civil society. Rowman & Littlefield Publishers. Diakses melalui https://books.google.co.id/books?id= QJYR5_9SZJkC&pg=PA9&source= gbs_toc_r&cad=4#v=onepage&q&f= false. Pada tanggal 15 Juli 2020
Wijatmadja, Subarno & Ambarwati. 2016. Pengantar Ilmu Hubungan Internasional. Malang: Intrans Publishing
Artikel dalam jurnal atau majalah:
Ardansyah, 2019, Peran World Wildlife Fund For Nature (Wwf) Dalam Konservasi Badak Sumatera Pada Tahun 2010-2017, e-Journal Ilmu Hubungan Internasional 7 (3): 1137-1146, Diakses pada tanggal 30 Juni 2020
Hananti, Nilam, dkk. 2016. Peranan WWF (World Wild Fund For Nature) dalam Upaya Pelestarian dan Penanggulangan Kerusakan Hutan Taman Nasional Tesso Nilo terhadap Kelangsungan Hidup Satwa Endemik di KabupatenPelalawan Provinsi Riau. Diss. Riau University. Noerilita,
Artika Endah, 2016 “Peran Walk Free Foundation (Wff) Dalam Mengatasi Modern Slavery Di Mauritaniaâ€, JOM FISIP, Vol. 3 No. 2 – Oktober 2016, halaman 7
Pusparani, Reza. 2019 Interpretasi Liberalis Terkait Kemunculan Organisasi Internasional. Diakses melalui https://www.acade mia.ed u/29221 562/interprestasi_Terkait_Kemunculan_Organisasi_Internasional Pada tanggal 1 Juli 2020
Skripsi:
Chairunnisa, Eca, 2014, Peranan World Wildlife Fund For Nature (Wwf) Dalam Upaya Konservasi Populasi Badak Jawa Di Indonesia, Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Komputer Indonesia. Diakses melalui htt ps://elib.u nikom.ac.id/download.p hp?id =26193 Pada tanggal 30 Juni 2020
Ismail. 2017. PERAN WORLD WIDE FUND for NATURE INDONESIA DALAM MEMBANTU PROGRAM PEMERINTAH UNTUK IPLEMENTASIKAN TX2. Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang.
Ramadhanty Sarahswati. 2017. Peran World Wide Fund Dalam Mengatasi Perdagangan Ilegal Harimau Sumatera Di Riau, Periode 2009- 2013. Diakses melaluihttp://eprints.undip.ac.id/61850. Pada tanggal 15 Juni 2020
Scholefield, Robert David, 2014, Rehabilitation, Advocacy and Conservation of Indonesian Orangutan, Skripsi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Katolik Parahyangan Bandung
Internet:
Melissa Hogenboom. 2017. Diakses melaluihttps://www.bbc.com/indonesia/vertearth-38787128 Pada tanggal 30 Juni 2020
Mongabay, 2017.SMART Patrol, Patroli Pintar Berbasis Informasi Handal. Diakses melalui https://www.mongabay.co.id/2017/0 6/04/smart-patrol-patroli-pintarberbasis-informasi-handal/. Pada Tanggal 18 November 2021
WWF. Diakses melalui https://www.worldwildlife.org/speci es/orangutan. Pada tanggal 30 juni 2020
WWF. Diakses melalui http://www.panda.org/about_wwf/w here_we_work/ project/, Pada tanggal 30 Juni 2020
WWF. History. https://www.worldwildlife.org/about /history. Diakses pada tanggal 6 November 2021
WWF Indonesia. Sejarah. Diakses melalui https://www.wwf.id/sejarah. Pada tanggal 6 November 2021
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Wakil Pemimpin Umum
Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Dewan Penyunting Kehormatan
Dr.H,Martoyo, MA, Dr.Herlan, M.Si, Dr.Dedi Kusnadi, M.Si, Drs.Sabran Achyar, M.Si, Prof.Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie, Prof. Dr. A B Tangdililing, M.A., Prof. Dr. Arkanudin, M.Si, Prof. Dr. Redatin Parwadi, M.A, Dr.Lukman Jafar, M.Si, Drs.Sukamto,M.Si, Dr.Hj.Hardilina,M.Si, Dr.H.Mochtaria M.Noh, M.Si, Dr.Ngusmanto (Scopus ID: 57191224744)
Dewan Penyunting (Editorial Board)
Dr.Ira Patriani, Dr.Rusdiono, M.Si, Dra.Kartika Ningtyas, M.Si, Drs.Asmadi, M.Si, Bima Sujendra, M.Si, Dewi Utami, M.Si, Ully Nuzullian, M.Si, Dr.Hasanah, Dr.Ema Rahmaniah, Dr.Sri Maryuni, M.Si, Dr.Nurfitri Nugrahaningsih, M.Si, Dra.Yulianti, M.Si, Dra.Syarmiati, M.Si, Dr.Pardi, M.Si, Dr.Indah Listyaningrum,M.Si, Viza Juliansyah, S.Sos., M.A.

