MARITIME COOPERATION INDONESIA-AUSTRALIA DALAM MENGATASI MASALAH KEAMANAN MARITIM TAHUN 2018-2021
Abstract
Indonesia dan Australia telahmenjalinhubungankerjasamasejak lama secarakhususdalamupayamenjagakeamananantar negara yaitu pada area perbatasanmaritim. Perbatasanmaritimmerupakanisupentingbagikedua negara; oleh karenaitukedua negara membentukkerjasamayaitu, Maritime Cooperation Indonesia-Australia. Dalamterjalinnyahubunganinikedua negara telahmebuatkesepakatanakantujuan yang ingindicapai demi meningkatkanstabilitasmaritim yang disusundalam The Joint Declaration on Maritime Cooperation Indonesia-Australia; yang mana salah satuhal yang ingindicapaimelalui maritime corporation adalahterciptanyastabilitaskeamananmaritimdenganmelawansegalabentukkejahatantransnasionalsecarakhususillegal, unreported, unregulated fishing (IUU Fishing). Dalamhalini juga kedua negara dihadapkan pada suatufenomena di mana kapalnelayanasal Indonesia dibakar dan ditenggelamkan oleh otoritas Australia, yaituAustralian Border Force (ABF); yang mana haliniberdampakkepada agenda kerjasamakedua negara yang akanberlangsung. Kemudian, penulismenggunakanmetodepenelitiandeskriptifdenganpendekatankualitatifsertamelakukananalisismenggunakanteorikeamananmaritim; yang mana mengacukepadafokussentralkonflikkekerasanyaitu, isupembakarankapalnelayanasal Indonesia oleh otoritaskeamanan Australia. Kemudian, faktormiliter dan non-militer yang mana menyangkutkepadanelayanasal Indonesia dan otoritaskeamanan Australia dalamisupenangkapanilegal oleh nelayan Indonesia dan diikutidenganidentifikasilokasiterjadinyakonflik yang mana terjadi di kawasankonservasilaut Australia yang dijagaketat oleh Australian Border Force oleh karena SDA yang melimpah. Kemudiandidukung dan diperjelasdenganmenggunakankonsepkepentingannasional. Insidenpembakarankapalnelayan Indonesia pada akhirtahun 2021 merupakanfenomena yang cukupmengganggu Maritime Cooperation Indonesia-Australia. Sehinggahalinitentunya sangat mempengaruhi Maritime Cooperation Indonesia-Australia yang sedangberjalan. Hasil penelitianinimenjukkanbahwaMaritime Cooperation sudahberjalansesuai agenda. Hal inidipengaruhi oleh kondisipenjagaanperbatasan Indonesia yang masihlemah dan juga pihak Australia yang mengambilsikaptegas oleh karenaoknumnelayan Indonesia sudahterlaluseringmelakukanpelanggaransecarakhusus di wilayah Taman LautRowley Shoalsyang mana merupakan area konservasi yang dijagadenganketat.
Â
Kata Kunci: Maritime Cooperation, Indonesia, Australia, Pembakarankapalnelayan, kejahatantransnasional.
References
Moleong, Lexy, J. 2007. MetodePenelitianKualitatif. Bandung: PT RemajaRosdakarya.
Sugiyono. 2014. MetodePenelitianKualitatif, Kuantitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Kemhan RI. 2015. BukuPutihPertahanan Indonesia. Jakarta: Kementerian PertahananRepublik Indonesia.
I Nengah Putra A. 2016. “AnalisisAncaman Maritim SebagaiDampakPerkembanganLingkunganStrategisâ€. CV. Bintang. Surabaya.
Cassidy, dkk. 2016. Diplomasi Maritim: KeamanandalamPerspektifPolitikLuar Negeri. Jakarta: Badan Pengkajian dan PengembanganKebijakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Artikel dalam jurnal atau majalah:
Makmur Keliat. 2009. Keamanan Maritim dan ImplikasiKebijakannyaBagi Indonesia. JurnalIlmuSosial dan IlmuPolitik Volume 13, Nomor 1. ISSN.
MenkoPolhukam. 2020. “MenkoPolhukam dan Mendagri Australia PertegasKerja Sama Kedua Negara di Bidang Hukum dan Keamananâ€. Polkam.go.id. Kementerian KoordinatorBidangPolitik, Hukum, dan Kemanan.
Praditya Naufal. 2022. Kerja Sama Bilateral Antara Indonesia dan Australia dalamBidangKeamanan Maritim. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Setyawati&Agussalim. 2015. Security Complex Indonesia-Australia dan PengaruhnyaTerhadapDinamikaHubunganKedua Negara. JurnalIlmuSosial dan IlmuPolitik, Volume 19, Nomor 2, November 2015, ISSN 1410-4946.
SlametSubjijanto. 2004. Kekuatan Maritim Sebagai Salah Satu Pilihan Pembangunan Ketahanan Nasional Bangsa. JurnalKetahanan Nasional IX. Study Prorgram of National Resilience, Graduate School University of Gadjahmada. Kekuatan Maritim Sebagai Salah Satu Pilihan Pembangunan Ketahanan Nasional Bangsa diaksesmelalui| Soebijanto | Jurnal Ketahanan Nasional (ugm.ac.id)
Dokumen resmi:
ABF. 2021. Author. 2021. Australian Border Force Targeting Illegal Foreign Fishing in Australia’s Northern Waters. Australian Border Force. DiaksesMelalui https://www.abf.gov.au/newsroom-subsite/Pages/targeting-illegal-foreign-fishing-8-11-21.aspx
Skripsi:
Nurika, RizkiRahmadini. 2012. “PerubahanKebijakan Indonesia TerhadapImigranIlegal Ketika TerjadiKasus Oceanic Viking Di Tahun 2009.†Skripsi, Surabaya: Universitas Airlangga.
Andika, Kresnandi. 2016. “Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Jerman dan ImplikasinyaBagiKemajuanIndustriPertahananDalam Negeri Indonesiaâ€. Skripsi. Bandung: Universitas Pasundan.
Internet:
Kemhan.2019.“Indonesia-Australia SepakatiKerja Sama Keamanan Maritimâ€. Kemhan.go.id. KemenetrianPertahananRepublik Indonesia. 6 Desember 2019.
Syahrianto. 2021. “ApaAlasan Australia Sebenarnya di BalikPembakaranKapalNelayan Indonesiaâ€. Wartaekonomi.co.id. DiaksesMelalui https://wartaekonomi.co.id/read373647/apa-alasan-australia-sebenarnya-di-balik-pembakaran-kapal-nelayan-indonesia
Tempo. 2022. Australia DidesakuntukMengubahuntukMengubahKebijakan Maritim Australia SetelahTragediTewasnyaNelayan Indonesia. Tempo.co. Diaksesmelalui https://www.tempo.co/indeks/2022-08-25/ABC#:~:text=Australia%20Didesak%20untuk%20Mengubah%20Kebijakan%20Maritim%20Australia%20Setelah,perairan%20Australia%20awal%20tahun%20lalu.%2010%20hari%20lalu.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Wakil Pemimpin Umum
Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Dewan Penyunting Kehormatan
Dr.H,Martoyo, MA, Dr.Herlan, M.Si, Dr.Dedi Kusnadi, M.Si, Drs.Sabran Achyar, M.Si, Prof.Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie, Prof. Dr. A B Tangdililing, M.A., Prof. Dr. Arkanudin, M.Si, Prof. Dr. Redatin Parwadi, M.A, Dr.Lukman Jafar, M.Si, Drs.Sukamto,M.Si, Dr.Hj.Hardilina,M.Si, Dr.H.Mochtaria M.Noh, M.Si, Dr.Ngusmanto (Scopus ID: 57191224744)
Dewan Penyunting (Editorial Board)
Dr.Ira Patriani, Dr.Rusdiono, M.Si, Dra.Kartika Ningtyas, M.Si, Drs.Asmadi, M.Si, Bima Sujendra, M.Si, Dewi Utami, M.Si, Ully Nuzullian, M.Si, Dr.Hasanah, Dr.Ema Rahmaniah, Dr.Sri Maryuni, M.Si, Dr.Nurfitri Nugrahaningsih, M.Si, Dra.Yulianti, M.Si, Dra.Syarmiati, M.Si, Dr.Pardi, M.Si, Dr.Indah Listyaningrum,M.Si, Viza Juliansyah, S.Sos., M.A.

