DAMPAK BERORGANISASI MAHASISWA P ADA AKTIVITAS AKADEMIK
Abstract
Pendidikan pad a hakikatnya merupakan suatu proses pembinaan sumber daya manusia (SDM) yang menekankan pada upaya pengembangan aspek-aspek pribadi peserta didik, baik dari segi jasmani maupun rohaninya. Dalam menjalankan perannya pada sistem perkuliahan, para mahasiswa pada umumnya dihadapkan pada pemikiran tentang seberapa besar pencapaian yang telah mereka raih selama menjalani proses perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak dari aktivitas berorganisasi terhadap pre stasi akademik mahasiswa dan mendeskripsikan faktor pendorong mahasiswa yang aktifberorganisasi di lingkungan kampus. Teori yang digunakan adalah kebutuban untuk berprestasi (need for
achievement) oleh David C McClelland. Metode yang digunakan adalah kualitatif
dengan pendekatan deskriptif Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif dalam berorganisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya dampak positif dan negatif yang mempengaruhi aktivitas akademis mahasiswa dari keaktifan mahasiswa dalam organisasi. Dampak positif dari mahasiswa aktif dalam kegiatan organisasi yaitu menambah pengalaman dan wawasan mahasiswa. Sedangkan dampak negatif yang dapat mempengaruhi aktivitas akadernik adalab sebagian dari rnahasiswa sulit untuk membagi waktu antara kuliab dan organisasi. Dari beberapa dampak yang ditimbulkan dari aktivitas berorganisasi mahasiswa adapun faktor pendorong yang melatarbelakangi mahasiswa tetap memilih aktif berorganisasi di Iingkungan kampus adalah untuk menambah teman, melatih keterampilan berbicara, mengimplementasikan teori perkuliahan didalam organisasi, dan meningkatkan solidaritas. Dilihat dari dampak positif dan negatif, keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi hams diimbangi dengan keaktifan mahasiswa dalam proses perkuliahan. Apabila mahasiswa tidak dapat menyeimbangkan waktu antara kuliah dan organisasi maka mahasiswa tidak akan fokus pada tujuan utamanya sebagai mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Kata Kunci: Organisasi, Mahasiswa dan Aktivitas Akademik
Published
Issue
Section
License
Kebijakan Yang Diusulkan untuk Jurnal yang Menawarkan Akses Terbuka
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat untuk mengadakan pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta lebih awal dan lebih baik kutipan dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).
- Penulis memberikan hak akses kepada pengguna dan membagikan artikel ini secara sukarela untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan bersifat nirlaba < li> Segala sesuatu yang berhubungan dengan isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya karena penulis penerbit tidak bertanggung jawab atas sebagian atau seluruh artikel yang disebutkan.
- Artikel ini merupakan hasil asli penelitian dan atau pemikiran, belum pernah dipublikasikan pada sistem publikasi manapun baik cetak maupun voting secara elektronik dan tidak mengandung unsur plagiat