FENOMENA CATCALLING DI FAKULTAS ILMU SOIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisa mengenai fenomena catcalling yang terjadi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura. Fenomena catcalling yang terjadi memiliki permasalahan yang menarik untuk diteliti karena minimnya pengetahuan atau adanya kesengajaan dalam tindakan. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif, bersifat deskriptif serta menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori oleh Pierre Bourdieu mengenai Kekerasan Simbolik dan teori oleh Ann Oakley mengenai Feminis. Hasil yang didapatkan adalah adanya ketidakadilan yang terjadi pada perempuan adalah dampak adanya perbedaan gender. Dimana perempuan dinilai sebagai pelengkap laki-laki. Adanya bentuk dominan yang dirasakan oleh laki-laki terhadap perempuan yang disebabkan oleh perbedaan gender yang berasal dari kebijakan pemerintah, tafsir agama, tradisi dan kebiasaan yang yang mendukung bertahannya praktik catcalling di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura. Saran yang penulis rekomendasikan adalah dibentuknya divisi pengaduan, termasuk pengaduan mengenai perlakuan verbal visual yang tidak menyenangkan dan merugikan yang didapat oleh mahasiswa tanpa terkecuali. Mahasiswa dapat membuat pengaduan beserta alasan tanpa adanya tekanan bahkan penilaian merendahkan dari orang lain. Dengan penyelesaian dengan kerahasiaan, dimana ada bantuan pihak ketiga dari divisi pengaduan, korban dan pelaku. Mencegah terjadinya hal lebih serius, atau melalui jalur seharusnya jika dirasa sudah di tingkat parah.
Â
Kata Kunci: Fenomena, Catcalling, Street Harassment
References
Bungin, M. Burhan. 2015. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana
Plummer, Ken. 2011. Sosiologi the Basics. Jakarta: Rajawali Pers
Skinner, B. F.. 2013. Ilmu Pengetahuan dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar
Strauss, Anselm, dan Corbin, Juliet. 2015. Dasar-dasar Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Sugiyono. 2016. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Penerbit Alfabeta
Syam, Nina W.. 2011. Psikologi Sebagai Akar Ilmu Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Skripsi
Setyono, Wafiqah Haniyyah. 2022. Fenomena Catcalling di Kalangan Mahasiswa Universitas Islam Riau. Skripsi. Universitas Islam Riau
Jurnal
A., Budi Hidayat, Hesti, Yulia, dan Fauzi. 2021. Analisis Yuridis Dampak catcalling Terhadap Perempuan. Universitas Bandar Lampung. Pranata Hukum . Vol. 16, No. 1. Hal. 1-98. p-ISSN 1907-560X e-ISSN 2685-3213
Arianto, Tomi. 2018. Symbolic Violence Against Women In Indonesian Short Story ‘Sepasang Mata Dinaya Yang Terpenjara’. Jurnal Kredo. Universitas Putera Batam. Vol. 2, No. 1
Blackstone, Amy. 2003. Gender Roles and Society. University of Maine. Pp 335-338 in Human Ecology: An Encyclopedia of Children, Families, Communities, and Environments. ISBN I-57607-852-3
Davidson, M. M., Butchko, M. S., Robbins, K., Sherd, L. W., and Gervais, S. J. 2016. The Mediating Role of Perceived Safety on Street Harassment and Anxiety. Psychology of Violence. Advance online publication. http://dx.doi.org/10.1037/a0039970
Fisher, Sophie, Lindner, Danielle, and Ferguson, Christopher J.. 2017. The Effects of Exposure to Catcalling on Women’s State Self-Objectification and Body Image. Springer Science+Business Media, LLC 2017. Curr Psychol. DOI 10.1007/s12144-017-9697-2
Gelman, Susan A. and Roberts, Steven O.. 2017. How language shapes the cultural inheritance of categories. Department of Psychology, University of Michigan. Vol. 114, No. 30, Hal. 7900-7907. https://doi.org/10.1073/pnas.1621073114
Hidayat, Angeline, dan Setyanto, Yugih. 2019. Fenomena catcalling sebagai Bentuk Pelecehan Seksual secara Verbal terhadap Perempuan di Jakarta. Universitas Tarumanagara. Jakarta. Vol. 3, No. 2, Hal. 485-492. http://dx.doi.org/10.24912/kn.v3i2.6487
Rahayu, M., Christomy, T., Pasaribu, R. E.. 2021. Stereotip Gender Dan Resistensi Perempuan Dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala. Universitas Indonesia. Jurnal Kelasa. 16 (2), 259 – 274. doi: 10.26499/kelasa.v16i2.226
Roberts, Helen. 1997. Doing Feminist Research. New York: Routledge. ISBN 0-415-02547-8
Sakina, Ade I. dan A., Dessy H. S.. 2017. Menyoroti Budaya Patriarki Di Indonesia. Universitas Padjadjaran. Social Work Jurnal. Vol 7, No. 1. SSN:2339 -0042 (p). ISSN: 2528-1577 (e)
Saunders, Benjamin A., dkk. 2017. Contending with catcalling: The Role of System-justifying Beliefs and Ambivalent Sexism in Predicting Women’s Coping Experiences with (and Men’s Attributions for) Stranger Harassment. Current Psychology 36(2): 1-15. DOI:10.1007/s12144-016-9421-7
Walton, Kari A. dan Pedersen, Cory L.. 2021. Motivations behind catcalling: exploring men’s engagement in street harassment behaviour, Psychology & Sexuality, Department of Psychology Kwantlen Polytechnic University. Kanada. DOI: 10.1080/19419899.2021.1909648
Wiegmann, Wendy L. 2017. Habitus, Symbolic Violence, and Reflexivity: Applying Bourdieu’s Theories to Social Work. The Journal of Sociology and Social Welfare. Vol. 44, Iss. 4. Hal. 95 – 116
Zellatifanny, C. M., & Mudjiyanto, B. 2018. Tipe Penelitian Deskripsi Dalam Ilmu Komunikasi. Diakom : Jurnal Media Dan Komunikasi, 1(2), 83-90. https://doi.org/10.17933/diakom.v1i2.20
Internet
Anadolu Agency. 2019. Many Indonesian women face sexually harassment: survey. Diakses pada 18 Mei 2022. https://www.aa.com.tr/en/asia-pacific/many-indonesian-women-face-sexually-harassment-survey/1658677
Aware. 2022. Characteristics and Definitions of Sexual Harassment. Diakses pada 15 Februari 2022. https://www.aware.org.sg/training/wsh-site/3-characteristics/
Crime Preventiontips. 2022. College Campus Safety. Diakses pada 11 Oktober 2022. https://www.crimepreventiontips.org/college-campus-safety
Deepublish. 2021. Pengertian, Macam dan Contoh Fenomena Sosial. Diakses pada 3 November 2021. https://penerbitbukudeepublish.com/materi/fenomena-sosial/
Differencebetween.com. 2018. Difference Between Patriarchy and Feminism. Diakses pada 19 Juli 2022. https://www.differencebetween.com/difference-between-patriarchy-and-feminism/
Encyclopedia Britannica, Inc. 2022. Patriarchy. Diakses pada 11 Juni 2022. https://www.britannica.com/topic/patriarchy
Gramedia.com. 2022. Catcalling: Mengenal catcalling dan Jangan Sampai Kamu Jadi Korbannya. Diakses pada 13 Mei 2022. https://www.gramedia.com/best-seller/catcalling/
Harvey, L.. 2022. Quality Research International: Social Research Glossary. Diakses 12 April 2022. http://www.qualityresearchinternational.com/socialresearch/socialphenomenon.htm
Komnas Perempuan. 2020. Info Grafis Catahu 2020: Catatan Tahunan Kekerasan terhadap Perempuan Tahun 2019. Diakses pada 18 Mei 2022. https://komnasperempuan.go.id/catatan-tahunan-detail/info-grafis-catahu-2020-catatan-tahunan-kekerasan-terhadap-perempuan-tahun-2019
Pers Mahasiswa Poros. 2021. Risih dengan catcalling, Pidanakan Saja. Diakses pada 24 Maret 2022. https://persmaporos.com/risih-dengan-catcalling-pidanakan-saja/
ReGain. 2022. The History of Catcalling: Meaning, Motivation, And Intentions. Diakses pada 20 Februari 2022. https://www.regain.us/advice/general/the-history-of-catcalling-meaning-motivation-and-intentions/
Sciencedirect. 2022. Patriarchy. Diakses pada 19 Juli 2022. https://www.sciencedirect.com/topics/social-sciences/patriarchy
The Advocates for Human Right. 2018. Street harassment. Diakses pada 15 Februari 2022. https://www.stopvaw.org/street_harassment_2
The ASEAN Post Team. 2022. Indonesia is ASEAN’s most unsafe country for women. Diakses pada 17 Mei 2022. https://theaseanpost.com/article/indonesia-aseans-most-unsafe-country-women
World Population Review. 2022. Most Dangerous Countries For Women 2022. Diakses pada 17 Mei 2022. https://worldpopulationreview.com/country-rankings/most-dangerous-countries-for-women
Instansi Pemerintah
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Barat (DPPPA Prov. Kalbar)
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Wakil Pemimpin Umum
Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura
Dewan Penyunting Kehormatan
Dr.H,Martoyo, MA, Dr.Herlan, M.Si, Dr.Dedi Kusnadi, M.Si, Drs.Sabran Achyar, M.Si, Prof.Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie, Prof. Dr. A B Tangdililing, M.A., Prof. Dr. Arkanudin, M.Si, Prof. Dr. Redatin Parwadi, M.A, Dr.Lukman Jafar, M.Si, Drs.Sukamto,M.Si, Dr.Hj.Hardilina,M.Si, Dr.H.Mochtaria M.Noh, M.Si, Dr.Ngusmanto (Scopus ID: 57191224744)
Dewan Penyunting (Editorial Board)
Dr.Ira Patriani, Dr.Rusdiono, M.Si, Dra.Kartika Ningtyas, M.Si, Drs.Asmadi, M.Si, Bima Sujendra, M.Si, Dewi Utami, M.Si, Ully Nuzullian, M.Si, Dr.Hasanah, Dr.Ema Rahmaniah, Dr.Sri Maryuni, M.Si, Dr.Nurfitri Nugrahaningsih, M.Si, Dra.Yulianti, M.Si, Dra.Syarmiati, M.Si, Dr.Pardi, M.Si, Dr.Indah Listyaningrum,M.Si, Viza Juliansyah, S.Sos., M.A.
SOCIOLOGIQUE, jurnal Mahasiswa S-1 Sosiologi Fisip Untan, https://jurmafis.untan.ac.id/index.php/sociologique/
Alamat: Kampus FISIP Untan Jl.Prof.Dr.H.Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat, IndonesiaÂ
SK LIPI no. 0005.329/JI.3.2/SK.ISSN/2015.02
Â
Â

