PERNIKAHAN DINI DI KALANGAN MASYARAKAT MADURA DI KAMPUNG BUNGA KECAMATAN DELTA PAWAN KABUPATEN KETAPANG

Fizra Nul’Iftah Razak, Sudirman Sudirman, Pabali Musa

Abstract


Setiap daerah memiliki adat kebiasaan masing-masing antara adat daerah yang satu dengan daerah yang lain tidaklah sama. Karena perbedaan itulah yang menjadikan identitas daerah masing-masing dan akan menjadi ciri khas dari sebuah daerah. Pernikahan merupakan kewajiban setiap umat manusia, dimana manusia diciptakan untuk hidup berpasang-pasangan. Oleh karena itu dalam hukum agama dijelaskan bahwa pernikahan yang dilakukan antara laki-laki dan perempuan harus sesuai dengan yang di anjurkan dan diperintah oleh yang Maha Esa, agar kehidupan dalam berumah tangga serta berkerabat bisa berajalan dengan baik sesuai dengan anjuran agama. Pemerintahan Kampung Bunga dipimpin oleh Kepala Kelurahan yang mempunyai tugas melakasanakan penyelenggaran pemerintahan, pembangunan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat agar terwujud masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera lahir dan batin berlandaskan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan yang transparan dan akuntabel didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Hasil penelitian yang di lakukan, dimana peneliti pengambil 4 pasangan sebagai sampel dari perempuan yang telah menikah usia dini yang ada di Kampung Bunga Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang untuk di jadikan informan, dan peneliti menggunakan metode wawancara kepada informan agar lebih gampang mengetahui awal mula terjadinya proses pernikahan yang ada di setiap responden. Untuk mendapatkan informasi, peneliti mencoba menggunakan cara terjun langsung ke lapangan atau kerumah informan. Dalam proses penelitian terdapat beberapa hambatan seperti, informan ada yang tidak setuju untuk memberikan informasi, ada yang suaminya marah, ada yang malu-malu untuk bercerita, dan ada yang tidak sunhkan untuk menceritakan rumah tangganya. . Berdasarkan dari hasil pengamatan yang di lakukan, kebiasaan yang sering di lakukan sehari-hari oleh para informan yaitu mengasuh anak mereka di rumah, dan bercengkrama dengan para tetangga yang memiliki nasib yang sama. Saran Untuk Orang Tua, di perlukan pengawasan maupun pencegahan dan penindakan secara langsung, sehingga tidak ada terjadi pernikahan usia dini yang di karekan faktor ekonomi, perjodohan, dan pergaulan bebas.

 

 

Kata Kunci :  Faktor Pernikahan Dini, Dampak Positif, Dampak Negatif


References


Hafid, Anwar.(2011). Konsep Dasar Pendidikan Ilmu Pendidikan.

Bandung: Alfabeta.

Hamid, Ab.(1994). Syekh Yusuf; Seorang Ulama, Sufi dan Pejuang.

Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Handani.(2005) “Benarkah Pernikahan dini Rawan Perceraian†Majala

Wanita Kartika No.35/Mei 2005.

Idris, Muhammad.(2009). Metode Penelitian Ilmu Sosial. Yokyakarta. Erlangga

Ihromi, T.O.(2004). Bunga Rampai Sosiologi Keluarga. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Israwati. (2009). Dampak Menikah Dini Terhadap Kualitas Hidup RumahTangga.Makassar : Erlangga

Marhiyanto, Khalilah.(2000). Romantika Perkawinan. Jawa Timr: Putra Pelajar.

Muhammad, Majdi, Marjan.(2007). Psikologi Remaja. Edisi Revisi Jakarta: PT. Rajagrafindo Perseda:

Ritzer,George.(2012).Teori Sosiologi. Yokyakarta: Pustaka Pelajar.

Soerwito, Wirawan, Sarwono. (2007). Psikologi Remaja. Edisi Revisi Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Sugarda, Tarya.(2001). Pengantar Studi Sosiologi Keluarga. Bandung: CV.Pustaka Setia.

Suhendi, Hendi,dan Wahyu.(2001). Pengantar Studi Sosiologi Keluarga. Bandung: CV Pustaka Setia.

Suekanto, Soerjono.(2004). Sosiologi keluarga, Tentang Ikhwal Keluarga,

Remaja, dan Anak. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Sunarto, Kamando.(2004). Pengantar Sosiologi. Jakarta: Pada Lembaga

Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia 87 A.

Wiryono.(1978):15. Pernikahan adalah hidup bersama laki-laki dan Perempuan. Jogyakarta : Media Abadi.

Sumber Internet :

https://cendikia.kemenag.go.id/storage/uploads/file_path/file_15-10 2020_5f883f0ad7559.pdf.

https://ms-sigli.go.id/efektifitas-revisi-uu-nomor-1-tahun-1974-ke-uu-nomor-16-tahun-2019-tentang perkawinan/#:~:text=Pasal%207%20ayat%20(1)%20Undang,anak%20wanita%2C%20karena%20dalam%20Pasal

https://eprints.uny.ac.id/24793/8/RINGKASAN.pdf

https://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_sosial


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Pemimpin Umum/Penanggung Jawab

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura

Wakil Pemimpin Umum

Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura

Dewan Penyunting Kehormatan

Dr.H,Martoyo, MA, Dr.Herlan, M.Si, Dr.Dedi Kusnadi, M.Si, Drs.Sabran Achyar, M.Si, Prof.Dr. Sy. Ibrahim Alqadrie, Prof. Dr. A B Tangdililing, M.A., Prof. Dr. Arkanudin, M.Si, Prof. Dr. Redatin Parwadi, M.A, Dr.Lukman Jafar, M.Si, Drs.Sukamto,M.Si, Dr.Hj.Hardilina,M.Si, Dr.H.Mochtaria M.Noh, M.Si, Dr.Ngusmanto (Scopus ID: 57191224744)

Dewan Penyunting (Editorial Board)

Dr.Ira Patriani, Dr.Rusdiono, M.Si, Dra.Kartika Ningtyas, M.Si, Drs.Asmadi, M.Si, Bima Sujendra, M.Si, Dewi Utami, M.Si, Ully Nuzullian, M.Si, Dr.Hasanah, Dr.Ema Rahmaniah, Dr.Sri Maryuni, M.Si, Dr.Nurfitri Nugrahaningsih, M.Si, Dra.Yulianti, M.Si, Dra.Syarmiati, M.Si, Dr.Pardi, M.Si, Dr.Indah Listyaningrum,M.Si, Viza Juliansyah, S.Sos., M.A.

SOCIOLOGIQUE, jurnal Mahasiswa S-1 Sosiologi Fisip Untan, https://jurmafis.untan.ac.id/index.php/sociologique/

Alamat: Kampus FISIP Untan Jl.Prof.Dr.H.Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia 

ISSN: 2442-5273

SK LIPI no. 0005.329/JI.3.2/SK.ISSN/2015.02

 

Â